DETAIL DOCUMENT
PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI TERHADAP HIPOTERMI PADA BAYI BARU LAHIR
Total View This Week0
Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Zulala, Nuli Nuryanti
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2017-06-06 01:33:29 
Abstract :
Latar belakang: Hipotermi berkontribusi 6,3% terhadap kematian neonatal. Intervensi untuk menjaga bayi baru lahi r tetap hangat dapat menurunkan kematian neonatal sebesar 18 - 42%. Kulit ibu berfungsi sebagai termoregulator bagi bayi. Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan intervensi sederhana yang mampu mengurangi risiko kematian neonatal. Tujuan untuk m engetahui pen garuh Inisiasi Menyusu Dini terhadap hipotermi pada bayi baru lahir. Methode : P enelitian kohort prospektif ini dilaksanakan di Rumah Sakit ?Aisyiyah Muntilan. Enam puluh dua bayi baru lahir sehat dari ibu sehat yang lahir pada bulan November 2016 diikuts ertakan dalam penelitian ini. Subyek dikelompokan dalam kelompok IMD tidak tepat (n=32) dan kelompok IMD tepat (n=32). Pengukuran suhu axila dilakukan pada menit ke - 1, menit ke - 30, menit ke - 60, jam ke - 6, jam ke - 12, jam ke - 24. Hasil: Kejadian hipotermi le bih banyak terjadi pada IMD tidak tepat diband ing IMD tepat (77,45% vs 12,9%). P ersalinan sectio caesaria di band ing pervaginam (66,7% vs 34,1%). P e nanganan petugas tidak tepat di banding penanganan petugas tepat (75% vs 13,3%). IMD berpengaruh terhadap k ejadian hipotermi RR 7,052 ( p = 0,000 CI 95% 3,088 ? 19,447 ) .Terdapat b eda rerata suhu axila bayi pada kelompok IMD tidak tepat p = 0,000 dan tidak terdapat beda rerata suhu axila pada kelompok IMD tepat p = 0,089. Perubahan suhu secara signifikan pada kelompok IMD tidak tepat terjadi pada menit ke - 1 dan ke - 30 p = 0,004. Kesimpulan : Bayi yang dilakukan IMD tepat memiliki resiko lebih rendah terjadi hipotermi 
Institution Info

Universitas Aisyiyah Yogyakarta