Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Astuti, Rini
Imania, Dika Rizki
Subject
RC Internal medicine
Datestamp
2017-11-20 04:06:32
Abstract :
LatarBelakang :Mahasiswa yang aktif didukung dengan postur duduk yang lama membuat kerja otot punggung meningkat. Hal tersebut dapat menyebabkan Low Back Pain miogenik. Modalitas yang dipilih untuk meningkatkan kemampuan fungsional low back pain miogenik adalah Iontophoresis Diclofenac dan Ice Massage. Karena Iontophoresis Diclofenac dan Ice Massage adalah modalitas fisioterapi yang dapat menurunkan nyeri, Nyeri hilang kemampuan fungional pasien akan meningkat, Oswestry disability index adalah skala berbentuk kuisioner didesain untuk membantu mendapatkan informasi tentang tingkatan LBP. Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengaruh iontophoresis diclofenac dan ice massage terhadap Kemampuan fungsional low back pain miogenik. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini experimental pre test and post test two group design, 14 mahasiswa sebuah universitas menjadi sampel dengan simple random sampling. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok A mendapatkan pemberian iontophoresis diclofenac dilakukan 3 kali seminggu selama 2 minggu, kelompok B mendapatkan pemberian ice massage, 3 kali seminggu selama 2 minggu. Penelitian ini menggunakan alat ukur Oswestry Disability Index untuk membantu mendapatkan informasi tentang tingkatan LBP. Uji normalitas dengan Shapiro wilk test. Uji paired t-test dan wilcoxon untuk mengetahui penurunan nilai dari Oswestry disability index kelompok A dan B. Hasil : Tidak ada perbedaan pengaruh Iontophoresis Diclofenac dan Ice Massage. Kesimpulan : Tidak ada perbedaan pengaruh Iontophoresis Diclofenac dan Ice Massagenamun mampu meningkatkan kemampuan fungsional Low Back Pain Miogenik. Saran: Peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti dengan jumlah sample yang lebih banyak lagi agar data yang didapat lebih valid.