Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Aulia, Rizka
Ariyanto, Andry
Subject
RC Internal medicine
Datestamp
2017-11-20 03:57:37
Abstract :
Penggunaan komputer dengan waktu yang lama dan posisi yang
salah dapat menyebabkan perlengketan pada myofascial otot upper trapezius, yang
dikenal dengan Myofascial Trigger Point Syndrome (MTPS). Hal ini dapat
menyebabkan iskemik lokal dan terjadinya hipoksia jaringan di area taut band yang
juga disebabkan oleh menumpuknya sisa metabolisme (akumulasi asam laktat)
sehingga menimbulkan nyeri. Nyeri yang berkepanjangan dan tidak ditangani dengan
baik, akan menimbulkan penurunan fungsional. Tujuan : untuk mengetahui apakah
ada perbedaan antara ischemic compression technique dan strain counterstrain
technique dalam meningkatkan kemampuan fungsional pada myofascial trigger point
syndrome otot upper trapezius. Metode : Penelitian ini menggunakan eksprimental
dengan pre and post test two group design. Populasi dalam penelitian ini adalah
mahasiswa Teknologi Jaringan UGM, total responden sebanyak 16 orang, dengan
rincian kelompok I terdiri dari 8 orang diberikan perlakuan ischemic compression
technique (IC) dan pada kelompok II terdiri dari 8 orang dengan diberikan perlakuan
strain counterstrain technique (SCS) selama 2 minggu dengan frekuensi 3 kali
seminggu. Pengukuran kemampuan fungsional dilakukan dengan neck disability
index (NDI), hasil penelitian dianalisa dengan menggunakan uji paired sample t-test
dan independent sample t-test. Hasil : Hasil penelitian uji paired sample t-test pada
kelompok I p=0,000 dan kelompok II p=0,000 (p<0,05) yang berarti ada pengaruh
pemberian IC dan SCS terhadap MTPS otot upper trapezius. Hasil uji Independent
Sample t-test pada kedua kelompok sesudah perlakuan menunjukkan hasil p=0,002
(p<0,05) yang berarti ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara kedua
kelompok. Kesimpulan : ada perbedaan IC dan SCS dalam meningkatkan
kemampuan fungsional pada MTPS otot upper trapezius. Saran : Untuk menambah
jumlah responden serta menambah waktu penelitian agar mendapatkan hasil yang
maksimal.