Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Mahardika, Yocki Patria Suka
Fatmawati, Veni
Subject
RC Internal medicine
Datestamp
2017-11-20 03:37:22
Abstract :
Latar Belakang: Di Indonesia 1 ? 5 dari setiap 1.000 anak yang hidup didunia
memiliki kondisi Cerebral Palsy. Pada anak Cerebral Palsy spastic diplegi
menimbulkan gangguan pada fungsi motorik berupa kelemahan dan gerakan tidak
terkontrol. Gangguan fungsionalnya, yaitu gangguan untuk transfer, gangguan
keseimbangan duduk, kesulitan dalam mengerjakan kegiatan sehari-hari dan
gangguan berjalan. Faktor-faktor yang menyebabkan penurunan Gross Motor antara
lain faktor genetik, kelainan tonus otot, kesehatan pada periode prenatal, kesulitan
melahirkan, faktor lingkungan, faktor gizi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui untuk mengetahui pengaruh penambahan Hidroterapi pada
Neurodevelopment Treatment (NDT) terhadap Gross Motor anak Cerebral Palsy
Diplegi tipe spastik. Metode Penelitian: Rancangan penelitian ini bersifat kuasi
eksperimental dengan rancangan pre and post test group two design. Pada penelitian
ini digunakan 2 kelompok perlakuan, kelompok 1 diberikan NDT, dan kelompok 2
diberikan NDT dan Hidroterapi. Sebelum diberikan perlakuan 2 kelompok tersebut
diukur dengan menggunakan alat ukur untuk motorik kasar yaitu Gross Motor
Function Measure (GMFM). Uji normalitas dengan Saphiro Wilk test. Hasil
penelitian peningkatan Gross Motor penderita Cerebral Palsy. Dianalisis
menggunakan paired sample t-test pada kedua kelompok. Hasil: hasil uji paired
sample t-test pada kelompok 1 p=0,224 (p>0,05) dan kelompok 2 p=0,009 (p<0,05),
menunjukkan bahwa kelompok 1 tidak memiliki pengaruh dan kelompok 2 memiliki
pengaruh. Kesimpulan: ada pengaruh penambahan Hidroterapi pada NDT terhadap
Gross Motor anak Cerebral Palsy Diplegi tipe spastik. Saran: Penelitian selanjutnya
agar mengontrol aktivitas kegiatan sampel yang dilakukan sample sehari-hari yang
dapat berpengaruh pada kondisi Gross Motornya.