Abstract :
Latar Belakang
: Remaja merupakan populasi terbesar di dunia
yang
rentan
terhadap perilaku beresiko terhadap kesehatan
.
Upaya pemerintah dalam
mengatasi masalah remaja maka dibentuklah program Pelayanan Kesehatan
Peduli Remaja (PKPR
) oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tahun
2003. Pada tahun 2013, Sumatera Selatan masuk dalam kategori dari enam
Provinsi yang mampu memenuhi standar memiliki minimal empat puskesmas
dengan tata kelola program PKPR dengan cakupan nasional mamp
u laksana
PKPR sebesar 70,59%.
Tujuan Penelitian
: Untuk mengetahui pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Peduli
Remaja (PKPR) di Puskesmas Kota Palembang.
Metode Penelitian
:
Desain penelitian ini merupakan p
enelitian deskriptif
kualitatif,
dengan desain
fenomenol
ogi. Wawancara
melibatkan 10
informan
melalui wawancara dan observasi sebagai data pendukung.
Hasil
: Pada penelitian ini
secara umum pelaksanaan
PKPR sudah cukup baik,
namun masih kurangnya peran dan fungsi lintas sektoral. faktor yang mendukung
d
alam pela
ksanaan PKPR yaitu sudah ada kesediaan dari para implementor untuk
menyelesaikan kebijakan publik, petugas sudah memiliki kecakapan dan
komitmen untuk melaksanakan kebijakan karena adanya monitoring dan pelatihan
petugas PKPR secara berkelanjutan dari Dina
s Kesehatan Kota Palembang.
PKPR
bukan merupakan program inti, ia termasuk dalam area prioritas di pelayanan
kesehatan ibu dan anak hal tersebut terkait alokasi dana dalam pemenuhan sarana
prasarana pelayanan PKPR.
Kesimpulan
:
Pelaksanaan program Pelayanan
Kesehatan Peduli Remaja (PKPR)
sudah berjalan, akan tetapi perlu adanay optimalisasi dan
penguatan peran lintas
sektoral dalam pelaksanaan PKPR dengan adanya singkronisasi dengan Dinas
Pendidikan dan Departemen agama.