Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Astuti, Reni Nur
Nawangsih, Umu Hani Edi
Subject
BJ Ethics
Datestamp
2017-11-20 03:04:07
Abstract :
Latar Belakang : Seks pranikah dapat diartikan segala bentuk aktifvtas seksual yang
dilakukan sebelum menikah. Menurut Ketua Komnas Perlindungan Anak (KPAI)
kejadian seks pranikah pada tahun 2011 yaitu 93,7%. Hasil studi pendahuluan bulan
Januari - Desembar 2015 di SMA 1 Kretek Bantul didapatkan 1,16 % kejadian seks
pranikah pada kelas XI, dengan adanya kasus kehamilan tidak diinginkan.
Tujuan : Diketahuinya gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian seks
pranikah pada remaja kelasXI di SMA N 1 Kretek Bantul Tahun 2016.
Metode : penelitian deskriptif analisisasosiatif dengan pendekatan cross sectional.
Terdiridari variable bebas yaitu sikap, paparan media, control diri, teman sebaya dan
pengetahuan dan variable terikat yaitu kejadian seks pranikah. Skala data
menggunakan nominal dan ordinal.Metode analisis data dengan analisis deskriptif
dari data master table.
Hasil : terdapat gambaran pengaruh sikap, paparan media, kontrol diri, teman
sebaya, dan pengetahuan terhadap kejadian seks pranikah. Gambaran responden yang
tidak pernah melakukan seks pranikah sebanyak 24 orang (21,8%) dan responden
yang mungkin pernah melakukan seks pranikah sebanyak 84 orang (78,2%).
Simpulan dan saran: terdapat gambaran pengaruh sikap, paparan media, kontrol
diri, teman sebaya, dan pengetahuan terhadap kejadian seks pranikah pada remaja
kelas XI di SMA N 1 Kretek Bantul Tahun 2016. Diharapkan bagi siswa agar
dimanfaatkan oleh remaja tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian seks
pranikah agar dapat mencegah terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan.