Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Yahya, Shinta Safira
Suharni, Suharni
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2017-11-18 02:40:36
Abstract :
Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator
keberhasilan sistem pelayanan kesehatan suatu negara. Indonesia berada pada
peringkat ke 108 dari 177 negara sebagai negara yang memiliki AKI tertinggi
(WHO, 2008). Secara nasional AKI di Yogyakarta pada tahun 2014 sebanyak 56
kasus. Penyebab langsung kematian ibu yang banyak terjadi selama masa kehamilan
dan persalinan yaitu perdarahan (33 %), Pre Eklamsi berat (PEB) (28 %), Sepsis dan
infeksi (9 %), Eklamsi (2 %) dan penyebab lain (28 %) (Dinkes DIY, 2015).
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian penyuluhan tanda bahaya
kehamilan terhadap tingkat pengetahuan ibu primigravida di Puskesmas Mergangsan
tahun 2016.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode eksperimen atau kegiatan
percobaan (exsperiment research). Rancangan atau desain penelitiannya adalah one
group pretest-posttes. Sampel penelitian adalah semua ibu primigravida dengan
teknik purposive sampling dengan sampel didapat sebanyak 34 responden. Analisa
data menggunakan uji statistik Wilxocon Signed Ranks Test.
Hasil: Pelaksanaan penyuluhan memberikan efek pengetahuan ibu primigravida
tentang tanda bahaya kehamilan mengalami peningkatan setelah dilakukan
penyuluhan yaitu dalam kategori baik sebanyak 30 responden (88,2 %), cukup 2
responden (5,9%), kurang 2 (5,9%), dan kategori buruk 0 (0%). Hasil uji Wilxocon
Signed Ranks Test p-value 0.000 dimana p <0,05, sehingga ada pengaruh penyuluhan
tanda bahaya kehamilan terhadap tingkat pengetahuan ibu primigravida di
Puskesmas Mergangsan Yogyakarta 2016.
Simpulan dan Saran: Ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah
pemberian penyuluhan tanda bahaya kehamilan pada ibu primigravida di Puskesmas
Mergangsan Yogyakarta. Diharapkan bidan atau tenaga kesehatan lainya lebih aktif
memberikan intervensi penyuluhan kepada ibu hamil, karena dengan penyuluhan
terbukti mampu meningkatkan pengetahuan