Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Putri, Wahyuli Eka
Kurniawati, Herlin Fitriani
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2017-11-18 02:33:23
Abstract :
Latar Belakang: Di Indonesia penyuluhan reproduksi belum banyak dilakukan,
penyuluhan reproduksi tidak tercakup didalam kurikulum sekolah seperti yang
direkomendasikan oleh WHO. Menurut UNICEF, pernikahan dini masih banyak
terjadi dinegara berkembang, salah satunya negara Indonesia. Berdasarkan
Kementrian Agama Kantor Wilayah DIY (2015) kejadian tertinggi pernikahan
dibawah usia 16 tahun terdapat di Kabupaten Sleman yaitu 98 kasus, dan angka
terendah terdapat di Kabupaten Kota Yogyakarta yaitu 13 kasus.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi remaja
terhadap sikap remaja pada pernikahan dini siswa kelas XI di SMA Negeri 1
Godean, Sleman.
Metode Penelitian: Menggunakan metode pre eksperimental dengan bentuk
rancangan one group pre-test post-test design. Analisis dalam penelitian
menggunakan wilcoxon signed ranks test. Cara pengambilan sampel dalam penelitian
ini menggunakan cluster sampling berjumlah 70 responden dan memenuhi kriteria
penelitian. Metode pengumpulan data primer dengan menggunakan kuesioner.
Hasil: Hasil penelitian diperoleh sebelum dilakukan penyuluhan (pre-test) kategori
sikap kurang 54,3%, kategori sikap cukup 45,7%. Setelah dilakukan penyuluhan
(post-test) 55, 7% sikap siswa dalam kategori sikap baik dan 44,3% tetap dalam
kategori sikap cukup. Hasil analisis wilcoxon signed rank test menunjukan ada
pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi dengan sikap terhadap pernikahan dini
pada siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Godean Sleman
Simpulan dan Saran: Ada pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi dengan sikap
terhadap pernikahan dini pada siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Godean Sleman
Yogyakarta. Diharapkan siswa dengan adanya pengetahuan dan informasi kesehatan
reproduksi dapat meningkatkan sikap yang lebih baik terhadap pernikahan dini