Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Nopita, Widia
Mawarti, Retno
Subject
RJ Pediatrics
Datestamp
2017-11-18 02:27:28
Abstract :
Latar Belakang: Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) merupakan penyakit yang
sering terjadi pada balita dan sering dilaporkan sebagai urutan ke 10 (tahun 2010)
dari penyakit utama di negara berkembang. Faktor-faktor yang dikemungkinkan
menjadi penyebab ISPA salah satunya gizi buruk.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan status gizi
dengan kejadian ISPA pada balita.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan
metode observasional retrospektif dan rancangan penelitian cross sectional. Populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh balita yang mengalami gangguan pernafasan
yang dikelompokkan menjadi ISPA. Jumlah sampel dalam penelitian ini 86
responden. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square.
Hasil: Status gizi balita dari 86 responden yang mengalami ISPA didapatkan status
gizi buruk (6,4%), kurang (2,3%), baik (40,7%), lebih (0,6%) dan status gizi balita
dari 86 responden yang tidak mengalami kejadian ISPA yaitu status gizi buruk
(5,2%), kurang (10,5%), baik (33,1%), lebih (1,2%). Berdasarkan hasil analisis
diperoleh nilai signifikansi 0,013 (p-value <0,05).
Simpulan dan Saran: Terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian ISPA
pada balita di Puskesmas Pembantu (PUSTU) Tompeyan Tegalrejo Kota
Yogyakarta. Disarankan kepada orangtua balita agar memberikan makanan yang
bernilai gizi agar terhindar penyakit terutama ISPA.