Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Wahyu, Wiwin Tri
Suharni, Suharni
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2017-11-18 02:25:05
Abstract :
Latar Belakang: Data statistik Dinkes DIY (2012) mengenai jumlah ibu hamil dengan
anemia adalah 18,56 % dari 45.323 ibu hamil dan meningkat menjadi 22,89 % dari
46.104 ibu hamil pada tahun 2013. Paritas menjadi faktor yang mempengaruhi anemia
pada ibu hamil. Dampak anemia dalam kehamilan bagi janin terdiri dari intra uterine
growth retardation (IUGR), lahir prematur, berat bayi lahir rendah (BBLR), dan
peningkatan risiko kematian neonatus. Efek anemia kehamilan pada ibu diantaranya
sesak nafas, kelelahan, palpitasi, gangguan tidur, meningkatkan risiko perdarahan saat
persalinan, preeklamsia, dan sepsis. Data Puskesmas Godean II Sleman Yogyakarta
tahun 2016 dari bulan Januari data ibu hamil tahun 2015 sebanyak 846 orang dan ibu
hamil dengan anemia terdapat 193 orang (22,81%).
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas dengan kejadian
anemia pada di Puskesmas Godean II Sleman Yogyakarta.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan
pendekatan case control. Variabel bebasnya yaitu paritas dan variabel terikatnya
adalah kejadian anemia. Pengambilan sampel dengan tehnik purposive sampling yang
berjumlah 45 kelompok kasus dan 45 kelompok kontrol. Tehnik analisis yang
digunakan yaitu uji chi square.
Hasil: Hasil uji statistic menggunakan Chi Square didapatkan nilai p 0,035<0,05 yang
berarti ada hubungan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas
Godean II Sleman Yogyakarta.
Simpulan dan Saran : Terdapat hubungan paritas dengan kejadian anemia pada ibu
hamil di Puskesmas Godean II Sleman Yogyakarta. Ibu hamil hendaknya bisa
melakukan pencegahan anemia dengan memperkecil faktor resiko paritas dengan cara
mengatur jumlah kelahiran anak.