Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Chisholi, Abdillah Choirul
Ariyanto, Andry
Subject
RM Therapeutics. Pharmacology
Datestamp
2017-11-18 02:22:47
Abstract :
Latar Belakang: Posisi statis dan postur tubuh yang salah dapat meyebabkan
terjadinya nyeri tekan myofascial trigger point otot upper trapezius yang dapat
menurunkan produktifitas seseorang. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan
pengaruh pemberian contract relax stretching dan deep transverse friction terhadap
penurunan nyeri tekan pada myofascial trigger pointotot upper trapezius. Metode:
Jenis penelitian adalah true experimental pre test and post test two group design, 16
orang mahasiswi fisioterapi semester 8 Universit as ?Aisyiyah Yogyakarta menjadi
sampel dengan random sampling. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok yaitu
kelompok I contract relax stretching, kelompok II deep transverse fricton.
Penelitian ini menggunakan alat ukur electromyography (EMG). Uji normalitas
dengan Shapiro wilk test dan uji homogenitas data dengan Lavene?s test. Uji
Wilcoxon Test untuk mengetahui penurunan nyeri tekan myofascial trigger point
kelompok I dan II serta Mann Whitney untuk menguji beda pengaruh intervensi
kelompok I dan II. Hasil: Dan hasil Mann Whitney diperoleh nilai p = 0,736
(p>0,05), menunjukkan bahwa tidak memiliki perbedaan pengaruh terhadap
penurunan nyeri tekan myofascial trigger point otot upper trapezius. Kesimpulan:
Tidak ada perbedaan pengaruh contract relax stretching dan deep transverse friction
terhadap penurunan nyeri tekan myofascial trigger point otot upper trapezius. Saran:
Perlu penambahan jumlah responden dan mengkontrol aktivitas seperti posisi dan
durasi dalam menggunakan laptop.