Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
sulistyowati, anggraini sri
Asnindari, Lutfi Nurdian
Subject
RB Pathology
Datestamp
2017-11-18 01:33:57
Abstract :
Latar Belakang: DM adalah penyakit yang membutuhkan pengelolaan seumur hidup dalam mengontrol kadar gula darahnya. Salah satu pengelolaan DM adalah senam kaki. Bertujuan untuk memperbaiki sirkulasi darah sehingga nutrisi ke jaringan lebih lancar, memperkuat otot-otot kecil, otot betis dan otot paha, menurunkan kadar gula darah serta mengatasi keterbatasan gerak sendi.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui adanya pengaruh senam kaki terhadap kadar gula darah sewaktu pada penderita diabetes mellitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Cawas 1.
Metode Penelitian: Desain penelitian pretest-posttest control group design. Uji statistik menggunakan Paired t-test, Wilcoxon, Independent t-test. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Sampel pada penelitian ini adalah 32 penderita DM tipe II di wilayah Kerja Puskesmas Cawas 1. Alat ukur yang digunakan adalah lembar observasi dan Glucose Cholesteror Acid (GCU).
Hasil Penelitian: Hasil uji Paired t-test pada rerata kadar gula darah sewaktu pretest-posttest kelompok eksperimen didapatkan p value 0,000. Hasil uji Wilcoxon pada rerata kadar gula darah sewaktu pretest-posttest kelompok kontrol didapatkan p value 0,079. Hasil uji Independent t-test pada selisih kadar gula darah sewaktu kelompok eksperimen dan kontrol pvalue 0,000.
Kesimpulan: ada perbedaan pada rerata kadar gula darah sewaktu pretest-posttest kelompok eksperimen. Tidak ada perbedaan pada rerata kadar gula darah sewaktu pretest-posttest kelompok kontrol. Ada pengaruh senam kaki terhadap kadar gula darah sewaktu pada penderita diabetes melitus tipe II.
Saran: Penderita DM tipe II diharapkan untuk melakukan senam kaki secara rutin 4 kali dalam seminggu.