Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Pudyasti, Bekti
Sugiyanto, Sugiyanto
Subject
BF Psychology
Datestamp
2017-11-17 07:04:42
Abstract :
Latar Belakang
:
Dukungan keluarga merupakan hal yang dibutuhkan oleh lanjut
usia. Keluarga adalah unit pelayanan karena masalah kesehatan keluarga saling
berkaitan dan saling mempengaruhi antara sesama anggota keluarga, sehingga lansia
merasa diperhatikan dan dihargai. Du
kungan keluarga yang kurang akan
mengakibatkan kesehatan pada lansia terganggu. Lansia yang menderita Diabetes
Mellitus akan termotivasi untuk mematuhi diet diabetes mellitus apabila dukungan
yang diberikan oleh keluarga itu baik. Di Puskesmas Minggir terd
apat 6 dari 10
pasien lansia penderita diabetes mellitus mengalami diet diabetes mellitus yang
buruk.
Tujuan
:
Mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada
pasien lansia penderita diabetes mellitus di Puskesmas Minggir Sleman Yogyakarta.
Metode Penelitian
:
Penelitian deskriptif korelasi dengan rancangan
cross sectional
.
Subjek penelitian ini adalah lansia yang berusia 60 tahun lebih yang mengikuti
program prolanis di Puskesmas Minggir Sleman Yogyakarta dengan teknik
total
sampling
. Analis
is data menggunakan uji statistik
Kendall Tau
.
Hasil Penelitian
:
hasil penelitian menunjukkan dukungan keluarga baik paling
banyak mengalami kepatuhan diet cukup sebanyak 8 orang (20,0%), sedangkan
lansia yang mendapat dukungan cukup dan memiliki kapatuha
n diet cukup sebanyak
20 orang (50%). Hasil
uji
Kendall Tau
diperoleh nilai signifikan p
value
sebesar
0,001 (p
value
< 0,05).
Variabel bebas adalah dukungan keluarga dan variabel terikat
adalah kepatuhan diet diabetes mellitus.
Kesimpulan
:
Ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada pasien
lansia penderita diabetes mellitrus di Puskesmas Minggir Sleman Yogyakarta.
Saran :
Lanjut usia diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan diet diabetes mellitus,
sehingga kondisi kesehatannya
dapat terjaga dengan baik.