Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Rezka Nihaya Husna, 1710201182
Prastiwi Puji Rahayu, M.Kep., Sp.Kep.J
Slamet Riyanto, S.Kep., Ns
Subject
RT Nursing
Datestamp
2021-11-30 01:27:36
Abstract :
Halusinasi yang tidak tertangani dengan baik dapat menimbulkan dampak
diantaranya adalah ketidakmampuan untuk melakukan komunikasi atau mengenali
realitas yang dapat menimbulkan kesulitan bagi seseorang dalam kehidupan sehari -
hari. Untuk memperkecil dampak yang ditimbulkan oleh klien yang mengalami
halusinasi maka perlu penatalaksanaan yang tepat, salah satunya adalah pemberian
terapi aktivitas kelompok (TAK) yang merupakan terapi modalitas yang dilakukan
oleh perawat terhadap sekelompok pasien yang memiliki masalah keperawatan yang
sama.tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian terapi
aktivitas kelompok GPS:Halusinasi terhadap perilaku pasien dengan halusinasi. Kata
kunci menggunakan bahasa Indonesia yaitu Terapi Aktivitas Kelompok, Skizofrenia,
Halusinasi, TAK, Skizo, dan menggunakan bahasa Inggris yaitu Schizophrenia,
Hallucinations. Database yang digunakan adalah Google Scholar dan Portal Garuda.
Batasan menggunakan PICOST framework, diseleksi menggunakan diagram prisma,
dan dilakukan uji kelayakan menggunakan JBI Critical Appraisal studi Quasy
Experimental Design. Hasil dari lima jurnal menunjukkan bahwa terapi aktivitas
kelompok stimulasi persepsi: halusinasi efektif terhadap perilaku pasien dengan
halusinasi yaitu pasien mampu mengontrol halusinasinya dan mengalami peningkatan
kemampuan verbal. Dapat disimpulkan bahwa pemberian intervensi TAK stimulasi
persepsi: halusinasi efektif memberi pengaruh berupa pasien mampu meningkatkan
kemampuan pasien dalam mengontrol halusinasi. Untuk penulis selanjutnya
diharapkan hasil dari literature review ini dapat menjadi inspirasi bagi peneliti
selanjutnya untuk mengembangkan lagi dengan menggunakan metode penelitian lain.
Selain itu, untuk pasien diharapkan mampu untuk melaksanakan dengan baik dan
benar kegiatan TAK, sehingga pasien mampu mengontrol halusinasinya.