Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Irvan Muhamad Dharmawan, 1710201063
Sriyati, S.Kep.,Ns., M.Kep
Suryani, S.Kep, Ns., M.Med.Ed
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2022-06-02 02:48:58
Abstract :
Latar Belakang: Diabetes Melitus merupakan gangguan metabolisme karbohidrat,
lemak, protein ditandai dengan naiknya kadar glukosa dalam darah. Salah satu bentuk
Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat yang baru dikembangkan Pemerintah melalui
tiga komponen utama yaitu surveilans faktor risiko, promosi kesehatan, pencegahan
melalui inovasi dan reformasi manajemen pelayanan kesehatan adalah pos pembinaan
terpadu
penyakit tidak menular.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaaan Pencegahan Risiko Diabetes Melitus
Pada Lansia Di Pos Pembinaan Terpadu.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan kata kunci berupapencegahan,
risiko, diabetes mellitus, lansia, posbindu. Pencarian jurnal menggunakandatabase Google Scholar
dan PubMed. Analisis data menggunakan seleksi literature(PRISMA) dengan kriteria inklusi naskah
full text diakses dalam rentang tahun 1 Januari 2017 ?
1 Januari 2021 wilayah yang diambil
Indonesia. Setelah dilakukan penilaiankualitas kelayakan menggunakan JBICritical appraisal
Hasil: Keberhasilan pelaksanaan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular ditentukan
oleh keterlibatan peran aktif berbagai pihak mulai pemerintah, organisasi masyarakat, organisasi
profesi, swasta dan lain-lain.
Simpulan dan
Saran: Masyarakat yang datang mengikuti posbindu adalah para lansia
dan manula, pencegahan Diabetes Melitus dilakukan sedini mungkin, sehingga beberapa
kondisi faktor risiko penyakit tidak menular dapat dikendalikan melalui diet sehat,
aktifitas fisik cukup gaya hidup sehat seperti berhenti merokok, pengelolaan stres.