Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Ervina Refma Meita, 1711304132
Dhiah Novalina, S.Si., M.Si.
Monika Putri Solikah, S.ST., M.Biomed
Subject
RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Datestamp
2022-06-02 06:37:14
Abstract :
Latar Belakang: Malaria merupakan penyakit akibat gigitan nyamuk jenis
Anopheles betina yang mengandung Plasmodium. Plasmodium merupakan
makhluk hidup bersel satu dan termasuk dalam kelompok protozoa yang apabila
masuk dalam tubuh nantinya akan hidup dan berkembang biak dalam sel darah
manusia. Malaria hampir mempengaruhi semua komponen darah, yaitu salah
satunya trombosit yang dapat menyebabkan trombositopenia. Plasmodium vivax
diketahui juga memiliki pengaruh terhadap trombosit. Tujuan: Mengetahui
gambaran jumlah trombosit pada penderita malaria Plasmodium vivax. Metode:
Ulasan literatur yang melakukan pemeriksaan trombosit pada penderita malaria
Plasmodium vivax. Penelusuran literatur dengan menggunakan database pada
Google Scholar, PubMed, dan Science Direct. Hasil: Penelusuran dari pencarian
referensi atau literatur didapatkan 10 jurnal yang dilihat dari rata-rata jumlah
trombosit menunjukkan adanya kejadian trombositopenia pada penderita malaria
Plasmodium vivax. Meskipun demikian, terdapat beberapa hasil pemeriksaan yang
menunjukkan hasil trombosit normal. Dari 439 pasien malaria Plasmodium vivax,
dijumpai 99 (22,5%) pasien dengan jumlah trombosit normal dan 340 (77,5%)
pasien mengalami trombositopenia. Jumlah trombositopenia ringan sebanyak 103
(23,5%) pasien, trombositopenia sedang 77 (17,5%) pasien, trombositopenia berat
65 (14,8%) pasien, trombositopenia ringan-sedang 75 (17,1%) pasien dan
trombositopenia sangat berat 20 (4,6%) pasien. Simpulan: Kejadian malaria
akibat Plasmodium vivax, dapat mempengaruhi penurunan jumlah trombosit.
Pasalnya trombosit dan produk aktivitasnya juga terlibat dalam proses patologis
dari malaria. Saran: Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait jumlah
trombosit serta mekanisme penurunan jumlah trombosit yang lebih detail dan
penelitian dengan kejadian infeksi pada hari yang sama dari terpaparnya infeksi
atau pengambilan sampel dengan inkubasi infeksi pada hari yang sama.