Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Mubasyiratul Uyuni, 1711304041
Yuyun Nailufar, S.Si., M.Biomed
Yeni Rahmawati, S.Si., M.Sc
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-06-03 02:48:10
Abstract :
Kanker serviks adalah keganasan penyebab kematian tertinggi kedua terkait kanker
pada wanita. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus Human Papilloma Virus
(HPV) sub tipe onkogenik. Pap Smear yang digunakan untuk screening
menyebabkan penurunan drastis pada sejumlah kasus karsinoma serviks juga terkait
dengan sejumlah besar kasus negatif palsu. Oleh karena itu, metode terbaru seperti
Liquid Based Cells (LBC) diperkenalkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
perbandingan metode Liquid Based Cells (LBC) denga Pap Smear dalam deteksi
kanker serviks. Metode yang digunakan yaitu literature review yang dilakukan
dengan pengumpulan data pustaka melalui tiga database yaitu Google Scholar,
PubMed dan ScienceDirect dengan metode pencarian PICO. Jurnal yang digunakan
dalam penelitian ini memiliki ketentuan jurnal yang terbit pada tahun 2011-2021 dan
dapat diakses full text. Hasil penelusuran literatur diperoleh sepuluh jurnal yang
menunjukkan bahwa terdapat perbedaan metode LBC dengan Pap Smear dari tingkat
memuaskan/tidak memuaskan, kejernihan latar belakang dan deteksi endoserviks.
Tingkat sensitivitas dan spesifisitas LBC lebih besar dari Pap Smear untuk sitologi
serviks. Ketika dibandingkan jenis kelainan kelenjar yang ditemukan, tidak ada
perbedaan yang signifikan antara kedua metode tersebut. Hasil menunjukkan bahwa
metode LBC dapat meningkatkan kualitas sampel, mengurangi jumlah apusan yang
tidak memuaskan dan meningkatkan ketepatan diagnostik. Namun, dari segi biaya
pap smear menjadi pilihan bagi negara berpenghasilan rendah untuk screening kanker
serviks karena biaya dari metode LBC yang cukup mahal.