Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Shofia Safitri, 1711304139
Briliana Nur Rohima, M.Sc., Sp.PK
Monika Putri Solikah, S.ST., M.Biomed
Subject
RJ Pediatrics
Datestamp
2022-06-03 03:27:03
Abstract :
Infeksi protozoa usus merupakan suatu permasalahan kesehatan di dunia.
Prevalensi protozoa relatif tinggi di beberapa daerah seperti Eropa Utara 5-20%,
Eropa Selatan 20-51%, Amerika Serikat 4-21% serta di Indonesia 20,8% pada anak
usia Sekolah Dasar. Penyakit parasit usus sering dijumpai pada anak usia sekolah
dasar yang sering kontak dengan tanah. Faktor risiko terdapatnya protozoa usus di
dalam tubuh karena sanitasi lingkungan dan higiene perorangan yang masih
buruk.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dan
higiene terhadap infeksi protozoa usus pada anak usia sekolah dasar. Jenis
penelitian ini menggunakan literature review dengan penelusuran 10 jurnal
penelitian terdahulu yang memiliki persamaan topik dalam waktu terbit tahun 2011-
2021. Penelusuran jurnal penelitian melalui Google scholar dan Pubmed dengan
kata kunci ?anak sekolah dasar, protozoa usus, sanitasi lingkungan, higiene?. Hasil
analisis penelitian didapatkan 10 jurnal yang terdiri dari 7 jurnal bahasa Indonesia
dan 3 jurnal bahasa Inggris. Nilai rata-rata infeksi protozoa usus dari 10 jurnal yaitu
26,06% terjadi pada anak usia sekolah dasar dari tahun 2011-2021. Infeksi protozoa
usus yang sering menginfeksi anak sekolah dasar adalah Blastocystis homini,
Giardia lamblia, Entamoeba histolytica, Entamoeba coli dan Cryptosporidium.
Infeksi protozoa yang terjadi pada anak sekolah dasar karena faktor risiko dari
sanitasi lingkungan dan higiene perorangan. Dapat disimpulkan bahwa tidak
adanya hubungan sanitasi lingkungan terhadap infeksi protozoa usus pada anak
sekolah dasar. Adanya hubungan personal higiene terhadap infeksi protozoa usus
pada anak sekolah dasar. Penelitian mengenai protozoa usus pada anak sekolah
dasar perlu dilakukan di daerah yang kurang memperhatikan kebersihan atau
sanitasi lingkungan.