DETAIL DOCUMENT
EVALUASI PELAKSANAAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENGGUNAAN BIOLOGICAL SAFETY CABINET (BSC) LEVEL 2 TERHADAP RESIKO KONTAMINASI BAKTERI
Total View This Week0
Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Silmi Lutfiah, 1711304060
Dhiah Novalina, S.Si., M.Si.
Arif Yusuf Wicaksana, M.Sc., Apt.
Subject
RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine 
Datestamp
2022-06-03 03:36:31 
Abstract :
Kegunaan standar operasional prosedur di laboratorium berkaitan dengan tindakan pencegahan dalam keselamatan (Safety Precaution) terutama saat bekerja dengan spesimen infeksius. Penggunaan Biological-Safety Cabinet (BSC) merupakan salah satu alat yang digunakan untuk mengurangi resiko kontaminasi silang pada saat bekerja dengan specimen infeksius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil identifikasi bakteri secara morfologi dan perbedaan pertumbuhan bakteri pada variasi waktu inkubasi penyimpanan secara kualitatif untuk menentukan efektivitas penggunaan Biological-Safety Cabinet (BSC) level 2. Metode penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan teknik in vitro dengan sampel swab dari bagian alat Biological-Safety Cabinet (BSC) level 2. Hasil penelitian Berdasarkan uji yang telah dilakukan hasil swab setelah inkubasi 24 jam pada swab Biological Safety Cabinet (BSC) dihidupkan (ON OPERATION) didapat hasil tidak terjdinya pertumbuhan dan tidak terdapat peningkatan pertumbuhan koloni berdasarkan variasi waktu inkubasi. Dapat disimpulkan dari hasil penelitian pada sampel swab Biological Safety Cabinet (BSC) level 2 terbukti efektif mengurangi kontaminasi silang dengan ditandai dengan tidak terjadinya pertumbuhan koloni dan tidak terdapat peningkatan pertumbuhan koloni berdasarkan variasi waktu inkubasi pada sampel penggunakan Biological-Safety Cabinet (BSC) level 2 sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). 
Institution Info

Universitas Aisyiyah Yogyakarta