Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Yuni Meriska, 1711401005
Astari Puruhita Ansokowati, S.Gz.,MPH
Faurina Risca Fauzia, S.Gz, MPH
Subject
S Agriculture (General)
Datestamp
2022-09-13 02:17:04
Abstract :
vi
KADAR BETA KAROTEN PADA TEPUNG WORTEL
(Daucus carota L.) DENGAN PERLAKUAN PERBEDAAN
SUHU DAN LAMA PENGERINGAN1
Yuni Meriska2, Faurina Risca Fauzia3
ABSTRAK
Tingginya angka infeksi COVID-19 dan peningkatan yang terjadi di Indonesia
menjadi perhatian terutama bagi masyarakat itu sendiri dalam meningkatkan sistem
kekebalan tubuh guna mencegah infeksi COVID-19. Peningkatan sistem kekebalan
tubuh sangat bergantung pada komunikasi sel yang mana dalam komunikasi tersebut
terdapat peran ?-karoten dalam menjaga sistem kerja sel imun dan juga
meningkatkan sel-sel imun. satu sayuran terbaik dengan kandungan antioksidan yang
dikenal sebagai ?- karoten adalah wortel. Salah satu cara untuk memperpanjang masa
simpan wortel yaitu dengan cara dikeringkan kemudian dijadikan tepung. Penelitian
ini dilakukan untuk mengetahui kadar beta karoten pada tepung wortel dengan suhu dan
lama pengeringan yang berbeda. Metode penelitian yang dilakukan yaitu menggunakan
metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap dua faktor. Faktor pertama
adalah suhu menggunakan suhu 40?C dan 60?C. Faktor kedua adalah waktu
pengeringan menggunakan waktu 22 dan 30 jam dengan empat perlakuan.
Pembuatan tepung wortel dilakukan dengan metode pengeringan buatan
menggunakan alat pengering, dilanjutkan uji kandungan ?-karoten menggunakan
metode spektofotometri. Hasil penelitian diperoleh pembuatan tepung wortel yang
dilakukan dengan empat perlakuan pada suhu dan waktu memiliki perbedaan kadar
?-karoten dengan kandungan ?-karoten tertinggi yaitu sampel dengan suhu 40oC
dalam waktu 22 jam sebesar 773,84 ?g/g. Sedangkan, kandungan ?-karoten paling
rendah sebesar 62,15 ?g/g pada suhu 60oC selama 30 jam. Kesimpulan yaitu
kandungan ?-karoten tertinggi yaitu sampel dengan suhu 40oC dalam waktu 22 jam
sebesar 773,84 ?g/g. Sedangkan, kandungan ?-karoten paling rendah sebesar 62,15
?g/g pada suhu 60oC selama 30 jam. Saran yang diberikan yaitu tepung wortel
dengan kandungan tertinggi dapat dilakukan inovasi pembuatan produk.