Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Anisa Rohmah Tika, 1811604058
Menik Sri Daryanti, S.ST., M.Kes
Astika Nur Rohmah, S.Kep.,Ns.,M.Biomed
Subject
RD Surgery
Datestamp
2022-10-29 02:22:32
Abstract :
Latar Belakang: Keterlambatan pulih sadar merupakan suatu komplikasi pasca
anestesi. Keterlambatan pulih sadar dapat meningkatkan mortalitas dan
morbiditas, Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi waktu pulih sadar adalah
status fisik pasien. Status fisik yaitu suatu kondisi tubuh pasien untuk mengetahui
adanya penyakit sistemik serta menentukan jenis dan teknik anestesi yang akan
diberikan sebelum dilakukan operasi.
Tujuan: Mengetahui hubungan status fisik ASA pra operatif dengan waktu pulih
sadar pasien pasca anestesi umum di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
Metode Penelitian: jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional.
Sampel berjumlah 38 responden yang akan menjalani operasi di RS PKU
Muhammadiyah Yogyakarta dengan teknik sampling purposive sampling.
Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Analisis data dilakukan
dengan menggunakan uji statistik Spearman rank.
Hasil: Uji korelasional menggunakan spearman rank menunjukkan hasil adanya
hubungan antara status fisik ASA pra operatif dengan waktu pulih sadar yang
ditunjukkan dengan hasil nilai significancy P value < 0.05) dengan nilai koefisien
korelasi 0.833 yang menyatakan bahwa adanya hubungan yang sangat kuat.
Kesimpulan: Ada hubungan status fisik ASA pra operatif dengan waktu pulih
sadar pasien pasca anestesi umum di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
Saran: Dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan anestesi
dengan menetapkan SOP untuk menilai status fisik pasien dalam mengantisipasi
terjadinya keterlambatan waktu pulih sadar pasien pasca tindakan anestesi.