Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Aprilia Rizkiana, 1811604065
Ratih Kusuma Dewi, S.Kep., Ns., M. Biomed
Sholaikhah Sulistyoningtyas, S.ST., M.Kes
Subject
RD Surgery
Datestamp
2022-10-29 02:28:09
Abstract :
Perawatan post anestesi sangatlah dibutuhkan untuk mengembalikan kesadaran
pasien semaksimal mungkin tanpa komplikasi, serta mempertahankan
hemodinamik, kebutuhan oksigen dan membantu proses penyembuhan. Pasien post
operasi laparatomi dengan menggunakan general anestesi jika tidak dikelola dengan
tepat akan mengalami keterbambatan pulih sadar. Keterlambatan pulih sadar dapat
terjadi karena penggunaan dosis obat yang tidak tepat sesuai kondisi pasien
berdasarkan indeks massa tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan indeks massa tubuh (IMT) terhadap waktu pulih sadar pada pasien
laparatomi post general anestesi di PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Desain
penelitian ini menggunakan observasi analitik dengan desain cross sectional.
Sampel yang didapat dengan menggunakan purposive sampling berjumlah 28
responden sesuai kriteria inkusi. Intrumen yang digunakan yaitu timbangan digital
dan stadiometer untuk menentukan indeks massa tubuh, stopwatch dan lembar
observasi aldrate score untuk waktu pulih sadar. Metode Analisa data yang
digunakan yaitu uji chi square untuk menunjukan uji beda yang dilakukan pada
variabel dengan skala nominal dan ordinal dimana hasil penelitian menunjukan
bahwa indeks massa tubuh dengan waktu pulih sadar responden sebagian kecil
terdapat 6 pasien (54,5%) yang mengalami gemuk ringan, serta terdapat 5 pasien
(45,5%) yang mengalami gemuk berat dengan waktu pulih sadar lambat dengan
nilai signifikan 0,000 yang artinya terdapat hubungan indeks massa tubuh dengan
waktu pulih sadar pada pasien laparatomi post general anestesi di IBS PKU
Muhammadiyah Yogyakarta. Dari hasil penelitian diharapkan penata anestesi dapat
memperhatikan penggunaan dosis pada pasien-pasien dengan berat badan berlebih.