Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Aryo Adam, 1811604097
Tri Hapsari Listyaningrum, S. ST.,MH. Kes
Maulidah, S.Kep, Ns., M.,Kep
Subject
RD Surgery
Datestamp
2022-10-29 02:33:18
Abstract :
Latar Belakang : Salah satu komplikasi yang muncul setelah tindakan anestesi
adalah hipotermi. Hipotermi adalah keadaan dengan temperatur inti 1oC lebih
rendah di bawah temperatur rata-rata inti tubuh manusia pada keadaan istirahat
dengan suhu lingkungan yang normal. Teknik terapi non farmakologis dapat
dilakukan dengan memberikan selimut hangat, mengatur suhu lingkungan yang
memadai, serta menggunakan penghangat cairan untuk transfusi dan cairan lain.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan
selimut penghangat pada pasien hipotermi pasca spinal anestesi.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan studi literature review dengan
metode quasy experiment dimana pencarian sumber jurnal penelitian yang
dipublikasikan di internet menggunakan database website:PubMed, Google
Scholar, dan ScienceDirect.
Hasil : Hasil penelitian ini yaitu terdapat efektifitas penggunaan selimut
penghangat pada pasien hipotermi pasca spinal anestesi.
Kesimpulan : Kesimpulan yang didapatkan yaitu terdapat efektifitas penggunaan
selimut penghangat pada pasien hipotermi pasca spinal anestesi. Penggunaan
selimut hangat atau blanket warmer lebih efektif untuk mengatasi pasien hipotermia
dibanding pasien yang hanya menggunakan selimut tebal.
Saran : Saran bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti lebih lanjut
terkait Efektivitas penggunaan selimut penghangat pada pasien pasca spinal
anestesi yang mengalami hipotermia.