Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Andika Wahyu Pratama, 1810201145
Ibrahim Rahmat, S.Kp., S.Pd., M.Kes
Agustina Rahmawati, S.Kep., Ns., M.Kep
Subject
RB Pathology
Datestamp
2022-10-29 02:40:11
Abstract :
Latar Belakang: Lansia seringkali mengalami banyak gangguan kesehatan salah satunya adalah
penyakit seperti Diabetes Melitus (DM). Meningkatnya prevalensi DM menyebabkan munculnya
masalah kesehatan lain antara lain kesehatan psikologis yang buruk termasuk depresi, stress, kelelahan,
dan kecemasan. Lansia yang mengalami kecemasan memerlukan terapi kesehatan jiwa, dan juga
memberi motivasi untuk dengan meningkatkan spiritualitas dengan cara mendekatkan diri kepada
Tuhan.
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat spiritualitas
dengan tingkat kecemasan pada lansia diabetes melitus di Puskesmas Cangkringan.
Metode: Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi penelitian
Cross Sectional. Responden penelitian terdiri dari 40 pasien dibetes mellitus di wilayah kerja Puskesmas
Cangkringan. Pengambilan data menggunakan teknik purpose sampling dengan instrument yang
digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji spearman-rank.
Hasil: Hasil penelitian ini menyatakan bahwa tingkat spiritualitas pada pasien menyatakan 37,5%
memiliki kategori spiritualitas tinggi dengan tingkat kecemasan rendah 40%. Analisis spearman-rank
menunjukkan bahwa nilai r= -.635 dan p=0,000 (<0,05) mengidentifikasi bahwa terdapat hubungan
yang kuat antara dua variabel dengan korelasi hubungan negative atau berlawanan.
Simpulan dan saran : Dari hasil analisis di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara
tingkat spiritualitas dengan tingkat kecemasan lansia. diharapkan peneliti selanjutnya dapat meneliti
tentang faktor-faktor lain yang berhubungan dengan tingkat spritualitas dan tingkat kecemasan pada
lansia diabetes melitus.