Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Anggi Hana Pratiwi, 1810201034
Dwi Prihatiningsih, S. Kep., Ns., M.Ng
Widaryati, S.Kep.Ns., M.Kep
Subject
RB Pathology
Datestamp
2022-10-29 02:42:27
Abstract :
Latar belakang: Di Indonesia, saat ini GGK merupakan penyakit yang dapat diderita
oleh siapapun dengan peningkatan penderita mencapai sebanyak 3,8% permil
penduduk Indonesia. Sedangkan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), prevalensi
penyakit ini mencapai 3% permil pada usia >15 tahun Perilaku 3M plus sangat
berhubungan dengan kejadian Demam Berdarah Dengue pada masyarakat di
Indonesia. Gagal ginjal kronis (GGK) merupakan suatu penyakit dengan pengobatan
jangka panjang yang mengakibatkan perubahan hidup pasien serta berkaitan erat
dengan terjadinya depresi.
Metode: Literature review menggunakan database Google Scholar, Ebsco, Portal
Garuda, dan Pubmed dengan kriteria inklusi naskah free fulltext, bahasa yang
digunakan bahasa indonesia dan bahasa inggris, dan tahun terbit 2017 sampai 2022.
Hasil: Hasil dianalisis didapatkan delapan jurnal nasional yang menjelaskan faktorfaktor yang mempengaruhi depresi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani
hemodialisa.
Simpulan: Pasien yang menjalani hemodialisa dalam jangka waktu panjang harus
menghadapi berbagai masalah, seperti finansial, kesulitan untuk bekerja, dorongan
seksual yang menurun, depresi dan kekuatan menghadap kematian, juga gaya hidup
yang harus berubah, sedikit banyak mempengaruhi semangat hidup seseorang.