DETAIL DOCUMENT
Dampak psikososial akibat kejadian pandemi Covid-19 pada tenaga medis : literature review
Total View This Week0
Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Anisya Kurniasari, 1710201146
Slamet Riyanto, S.Kep., Ns., M.Psi
Mamnuah, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp. Kep.J.
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-10-31 04:36:04 
Abstract :
Covid-19 merupakan coronavirus jenis baru yang ditemukan di Wuhan, Hubei, Chinapadatahun 2019, semenjak kemunculannya hingga saat ini banyak dilaporkan ribuan bahkanjutaankasus terkait Covid-19, sehingga menyebabkan peningkatan beban kerja pada tenaga medisyang kemudian memunculkan respon kecemasan, stress, depresi, hingga PTSDpada tenagamedis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak psikososial yangdialami tenaga medis selama masa pandemi Covid-19 berlangsung. Litertur Review : cross sectional study menggunakan alur tabel prisma, dengan subjek adalah tenaga medis yang bekerja selamapandemi atau yang menangani kasus Covid-19, menggunakan naskah full teks, berbahasaIndonesia dan Inggris yang diterbitkan dari tahun 2020-2021. Dari jurnal yang dianalisisdidapatkan hasil bahwa dampak psikososial Covid-19 pada tenaga medis adalah ketakutan, kecemasan (anxiety), depresi, stres, gangguan tidur, burnout, beberapa tenaga medis jugamengubah kebiasaan berpakaian, beberapa juga menyatakan bahwa penggunaan APDdirasatidak nyaman, tidak merasa puas dengan ketersediaan APD selama masa pandemi, sertaketidakpuasaan terhadap jumlah tenaga medis dan dokter spesialis yang tidak sebandingdengan peningkatan jumlah kasus Covid-19. Dampak psikososial pada tenaga medis terbagi menjadi 3 aspek, diantaranya aspek psikologis, fisik, dan sosial. Yang termasuk dalamaspekpsikologis yaitu, ketakutan, kecemasan (anxiety), depresi dan stress. Pada aspek fisikberupa, gangguan tidur, burnout, mengubah kebiasaan perpakaian, serta merasa terganggu atautidaknyaman ketika menggunakan APD. Sedangkan pada aspek sosial petugas medis merasatidakpuas dengan ketersediaan APD, serta merasa kekurangan dokter ataupun dokter spesialisyangmembantu dalam penanganan pandemi Covid-19. 
Institution Info

Universitas Aisyiyah Yogyakarta