DETAIL DOCUMENT
Pengaruh elevasi kaki terhadap kestabilan tekanan darah pada pasien sectio caesarea dengan spinal anestesi literature review
Total View This Week0
Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Dwi Inggar Pratiwi Octavirani, 1811604001
Joko Murdiyanto, Sp.An.MPH
Vita Purnamasari, S.Kp., Ns., M.Kep
Subject
RD Surgery 
Datestamp
2022-10-29 02:52:51 
Abstract :
Latar Belakang : Hipotensi merupakan suatu kondisi dimana terjadi penurunan pada tekanan darah arteri yang mencapai >20% dibawah nilai absolut atau dasar dari tekanan darah sistolik dibawah 90% atau nilai MAP (Mean Arterial Pressure) yang berada dibawah 60 mmHg. Salah satu dari komplikasi akut yang paling sering terjadi pada pasien dengan spinal anestesi adalah hipotensi. Hipotensi menjadi salah satu efek yang ditimbulkan karena spinal anestesi yang dilakukan pada wanita hamil memiliki angka kejadian hipotensi sekitar 80%. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menangani terjadinya hipotensi pada pasien sectio caesarea dengan spinal anestesi yakni salah satunya adalah elevasi kaki. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh elevasi kaki terhadap kestabilan tekanan darah pada pasien sectio caesarea dengan spinal anestesi berdasarkan penelusuran literatur. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode literature review dan melakukan pencarian literatur menggunakan metode PICOST menggunakan 2 database yakni Pubmed dan Google Scholar. Jurnal yang digunakan pada penelitian ini yakni jurnal dengan rentang waktu sepuluh tahun terakhir (2012-2021). Hasil : Elevasi kaki pada pasien sectio caesarea dengan spinal anestesi menunjukkan bahwa tindakan elevasi kaki yang dilakukan setelah dilakukan spinal anestesi dapat mengurangi kejadian hipotensi. Elevasi kaki memiliki efek pada hemodinamik yang dapat memberi kestabilan tekanan darah pada pasien sectio caesarea dengan spinal anestesi. Kesimpulan : Elevasi kaki mempunyai keefektifan dalam mengatasi ketidakstabilan tekanan darah setelah spinal anestesi dan elevasi kaki efektif dapat membantu dalam mengatasi hipotensi atau penurunan tekanan darah pada elevasi kaki 400 atau 450. Elevasi kaki kurang efektif dalam mengatasi hipotensi atau penurunan tekanan darah jika elevasi kaki hanya 300 walaupun dapat meningkatkan tekanan darah namun tidak banyak karena tidak cukup dalam mendorong darah yang terkumpul pada perifer sirkulasi sentral atau ekstremitas bawah. Saran : Elevasi kaki dapat digunakan sebagai salah satu tindakan untuk menjaga kestabilan tekanan darah pada pasien sectio caesarea dengan spinal anestesi. 
Institution Info

Universitas Aisyiyah Yogyakarta