Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Yulisda Haipi, 1811304081
Titin Aryani, S.Si., M.Sc
Joko Murdiyanto, Sp.An.MPH
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2022-10-29 02:55:51
Abstract :
Asam urat adalah hasil produksi tubuh dan merupan bagian dari metabolisme purin, sehingga keberadaannya normal dalah darah, kenaikan kadar asam urat dalam darah disebut Hiperurisemia. Kolesterol adalah komponen lemak darah yang dibutuhkan tubuh selain protein, vitamin, mineral, karbohidrat dan merupakan satu-satunya senyawa steroid dalam tubuh. Kenaikan kadar kolesterol dalam darah disebut
Hiperkolestrolemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak perbedaan yang signifikan terhadap hasil pemeriksaan asam urat dan kolesterol
menggunakan alat Point of Care Testing (POCT) dan Fotometer di Puskesmas Gamping II. Metode penelitian yang digunakan, yaitu Deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari ? Mei 2022. Populasi dalam penelitian ini berjumlah
20 pasien dikumpulkan dalam satu bulan pada Februari 2022 yang diambil secara Cross Sectional. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik independent sample t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan asam
urat menggunakan alat Point of Care Testing (POCT) dan Fotometer didapatkan nilai sig pada uji t yaitu 0,565. Pada pemeriksaan kolesterol menggunakan alat
Point of Care Testing (POCT) dan Fotometer didapatkan nilai sig pada uji t yaitu 0,527. Nilai sig dari kedua pemeriksaan > 0,05 yang artinya tidak ada perbedaan yang signifikan antara alat Point of Care Testing (POCT) dan Fotometer, adapun faktor yang menyebabkan tidak adanya perbedaan tersebut adalah sampel yang digunakan sama-sama menggunakan darah vena, sensitivitas dan spesifisitas kedua
alat, personil yang melakukan pemeriksaan sama serta tidak ada penundaan waktu dalam pelaksaan pemerisaan. Simpulan penelitian ini yaitu, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pemeriksaan asam urat dan kolesterol
mengunakan alat Point of Care Testing (POCT) dan Fotometer. Saran pada penelitian selanjutnya diharapkan waktu yang digunakan lebih lama dan jumlah responden yang digunakan dalam penelitian lebih banyak agar menghasilkan hasil yang lebih akurat