Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Ariyanda Dwi Untari, 1810201081
Sugiyanto, AMK., M.Kes
Tiwi Sudyasih, S.Kep., Ns., M.Kep
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2022-10-29 03:01:14
Abstract :
Latar Belakang: Aktivitas fisik sering dikaitkan dengan rendahnya risiko demensia,
hubungan tersebut tampaknya tidak hanya terkait dengan jumlah kalori yang
dikeluarkan saat melakukan, akan tetapi sebanding dengan jumlah kegiatan yang
menunjukan bahwa ada sinergi antara latihan dan stimulasi kognitif. Tujuan:
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kejadian
demensia pada lansia berdasarkan penelusuran literature. Metode: penelitian ini
merupakan penelitian literature riview dengan study cross sectional. Bahan terdiri dari
enam jurnal dalam Bahasa Indonesia yang diakses full-text. Hasil: penelitian
menggunakan enam artikel nasional pencarian artikel dilakukan dengan menggunakan
kata kunci (keyword) berupa aktivitas fisik, demensia, lansia. Metode pencarian artikel
melalui google scholar dan PubMed. dari keenam artikel tersebut dengan masingmasing Sebagai analisa kondisi aktivitas fisik, demensia serta mengetahui hubungan
Aktivitas fisik seperti jalan kaki, lari kecil berpengaruh pada lebus frontalis otak area
yang berperan pada konsentrasi mental, perencanaan, dan pengambilan keputusan.
Sehingga ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian demensia. Simpulan dan
Saran: penelitian ini menunjukan bahwa dari enam artikel terdapat adanya hubungan
yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian demensia pada lansia. Ilmu
keperawatan diharapkan mampu meningkatkan pelayanan Kesehatan, tenaga
Kesehatan mampu memberikan informasi dan intervensi, peneliti selanjutnya
diharapkan mampu melakukan penelitian lanjutan terkait intervensi, dan diharapkan
masyarakat dapat mengontrol lansia agar aktif dalam melakukan aktivitas fisik.