Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Aulliya S Goran, 201510201124
Rosiana Nur Imallah, S.Kep.,Ns., M.Kep
Yuni Kurniasih, S.Kep., Ns., M.Kep.
Subject
RB Pathology
Datestamp
2022-10-29 03:07:12
Abstract :
Prevalensi penderita gagal ginjal meningkat dari tahun ke tahun. Pasien
GGK menjalani terapi Hemodialisis 2-3 kali setiap minggunya dan
menghabiskan waktu beberapa jam akan mengalami stress yang berdampak
negatif terhadap kualitas hidup dan kesehatannya. Penelitian ini untuk
mengetahui hubungan lama menjalani hemodialisa dengan stress pada pasien
gagal ginjal berdasarkan penelusuran literature. Metode literature review,
pencarian jurnal menggunakan kata kunci lama hemodialysis OR frekuensi
hemodialysis OR duration of hemodialysis OR hemodialysis frequency AND
stress AND pasien gagal ginjal kronik OR chronic kidney disease patients
dengan rentang tahun terbit tahun 2016 sampai 2021. Jurnal yang digunakan
berjumlah 6 jurnal. Pasien sering menjalani hemodialisis (< 2x seminggu)
dan pasien menjalani hemodialisis di bawah 5 tahun dan di atas 6 bulan.
Pasien mengalami stress ringan hingga sangat berat dan pasien setidaknya
mengalami satu atau lebih stresor fisiologis dan psikososial. Ada hubungan
frekuensi hemodialisis dengan tingkat stres dan ada hubungan tingkat stress
dengan lama hemodialisis. Ada hubungan lama menjalani hemodialisa
dengan stress pada pasien gagal ginjal kronik.