Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Fartia Apriska Putri, 1811604002
Heri Puspito, S.Kep., Ns., M.K.M
Tri Hapsari Listyaningrum, S. ST.,MH. Kes
Subject
RD Surgery
Datestamp
2023-07-21 06:24:49
Abstract :
Latar Belakang : Intubasi endotrakeal merupakan tindakan definitif terhadap manajemen
jalan napas yang memerlukan keterampilan yang harus dikuasai setiap tenaga anestesi.
Kegagalan mengelola saluran napas adalah penyebab morbiditas maupun mortalitas yang
dapat dicegah pada pasien yang menjalani anestesi umum. Enam puluh empat persen dari
henti jantung selama anestesia umum disebabkan oleh kesulitan intubasi endotrakeal yang
menyebabkan oksigenasi dan atau ventilasi tidak adekuat dan sekitar 55?93%
menyebabkan kematian atau kerusakan otak.
Tujuan Penelitian : Berdasarkan literature review penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Keberhasilan Tindakan Intubasi
Endotracheal Tube Selama Intra Anestesi Pada Pasien General Anestesi.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode Literature Review atau
kepustakaan dari dua database yaitu Pubmed dan Science Direct. Terdapat sebanyak 340
artikel dari Pubmed dan 25.801 artikel dari Sciencedirect. Setelah dilakukan seleksi dengan
menggunakan kriteria inklusi dan JBI critical appraisal didapatkan sebanyak 6 artikel
yang terdiri dari 4 artikel dengan studi Cross Sectional, 1 artikel Randomized Controlled
Trial (RCT), dan 1 artikel Quassy Experimen untuk dianalisis oleh peneliti.
Simpulan : Terdapat 6 jurnal yang saling berhubungan. Dari hasil literature review yang
dilakukan pada 6 jurnal terkait, peneliti mendapatkan hasil bahwa prediktor kesulitan
intubasi adalah Uji Mallampati Cormack-Lehane, Uji Mallampati Modifikasi, Uji
Mallampati Ekstensi, Upper Lip Biting Test(ULBT) , Uji Jarak Tiromental, Acromio Axillo
Siprasternal Notch Index (AASI), Videolaringoskop dan Laringoskop direk