Abstract :
Latar Belakang: Masa remaja adalah masa terjadinya krisis identitas yang
berpengaruh pada perkembangan diri Ketika remaja tidak berhasil beradaptasi
maka tekanan akan muncul dan memicu stressor yang menyebabkan depresi pada
remaj yang membuat remaja melakukan hal negatif salah satunya self harm.
Perilaku self harm merupakan perilaku yang mengarah pada perilaku bunuh diri
meskipun individu tidak berniat untuk melakukan bunuh diri.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku self harm
pada remaja dengan depresi.
Metode: Penelitian ini memakai metode analisis masalah (PICOST) dimana pada
penelitian ini memakai teknik pengumpulan data PRISMA atau teknik literature
review.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa remaja dengan depresi cenderung
ingin dan sudah melakukan self harm. Dengan 4 jurnal dari Google Scholar dan
EBSCO yang rata-rata memiliki responden dengan rentang usia 13-21 tahun dan di
dominasi oleh perempuan.
Simpulan dan saran: Perilaku self harm sangat berbahaya dan bias berdampak
panjang. Sangat diharapkan meminta bantuan professional sesegara mungkin.