Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Gede Sujayana Arta, 1710201141
Dwi Prihatiningsih, S. Kep., Ns., M.Ng
Widaryati, S.Kep.Ns., M.Kep
Subject
RB Pathology
Datestamp
2022-10-29 04:12:57
Abstract :
Infark Miokard Akut (IMA) merupakan keadaan rusaknya sel otot jantung karena iskemia akibat
dari penyumbatan pada arteri koroner. Indonesia merupakan negara berkembang dimana
prevelansi penyakit jantung dari tahun ke tahun semakin meningkat terutama pada Infark Miokard
Akut. Penderita yang pernah mengalami IMA, memiliki kemungkinan sebesar 50% untuk
mengalami serangan berulang. Beberapa faktor seperti usia dan riwayat penyakit sebelumnya
berpengaruh terhadap kejadian serangan ulang IMA. Literature review ini bertujuan untuk
mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian serangan ulang IMA. Literature review
menggunakan dua database Google Scholar dan PubMed dengan kreteria inklusi naskah Fulltext
baik berbahasa Indonesia maupun bahasa inggris, dan diterbitkan oleh jurnal nasional maupun
internasional antara tahun 2012 sampai 2022. Kata kunci yang digunakan yaitu serangan ulang
atau recurrent dan Infark Miokard Akut atau Acute Myocardial Infarction. Hasil seleksi literatur
didapatkan 3 buah jurnal nasional dan 1 buah jurnal internasional. Telaah 4 artikel tersebut
menemukan bahwa faktor yang mempengaruhi serangan ulang infark miokard akut yaitu usia,
diabetes militus, rendahnya terapi reperfusi, kepatuhan mengontrol kadar kolestrol, kepatuhan
mengontrol tekanan darah, dan kadar glukosa darah. Beberapa faktor seperti usia yang lebih tua,
memiliki riwayat penyakit diabetes militus, rendahnya terapi reperfusi, rendahnya kepatuhan
mengontrol kadar kolestrol, tekanan darah, dan kadar glukosa darah mempengaruhi kejadian
serangan ulang pada pasien IMA. Pencegahan serangan ulang pada pasien IMA dapat dilakukan
dengan memperhatikan beberapa faktor seperti usia, riwayat penyakit diabetes serta meningkatkan
kepatuhan pasien dalam melakukan perawatan mandiri.