Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Muhamad Annaba Alwi Thoib, 1811604098
Maulidah, S.Kep, Ns., M.,Kep
Tri Hapsari Listyaningrum, S. ST.,MH. Kes
Subject
RD Surgery
Datestamp
2022-10-29 04:18:59
Abstract :
Latar Belakang: Tindakan pembedahan dengan spinal anestesi dapat
menimbulkan ancaman tubuh, integritas serta jiwa seseorang. Kecemasan yang
dialami pasien yang direncanakan pembedahan dapat terjadi karena kurang
pengetahuan tentang prosedur pembiusan yang akan dijalani. Kecemasan yang
dialami pasien dapat memberikan efek kegelisahan dan mempengaruhi
kardiovaskular yang dapat mengganggu proses pembedahan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan spinal
anestesi dengan tingkat kecemasan pre operasi.
Metode: Desain penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross
sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien sectio caesarea dengan kriteria
inklusi dan ekslusi di Instalasi Bedah Sentral RSKIA Sadewa Yogyakarta. Jumlah
sampel penelitian ini sebanyak 32 responden yang diperoleh dengan consecutive
sampling. Instrumen pengetahuan menggunakan kuesioner dan kecemasan pasien
pre operasi menggunakan instrument APAIS. Data yang diperoleh dianalisis
menggunakan Uji Spearman rho dengan ?= 0,05.
Hasil: Penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan prosedur anestesi
spinal dengan kecemasan pasien intraoperatif dengan p = 0,000.
Kesimpulan: Pengetahuan tentang prosedur anestesi spinal dibutuhkan guna
mendorong responden menggunakan mekanisme koping yang positif dalam
mengatasi kecemasan yang dialami. Pengetahuan yang baik menyebabkan
mekanisme koping responden menjadi positif yaitu memberikan strategi pemecahan
masalah dalam mengurangi kecemasan yang dialami. Diharapkan penata anestesi
meningkatkan pemberian edukasi pre operasi kepada pasien tentang spinal anestesi
agar kecemasan pasien pre operasi berkurang