Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Isnaini Nurohmah, 1810201085
Deasti Nurmaguphita, M.Kep.Sp.Kep.J
Sutejo, Sp.Kep., M.Kep.J
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-10-29 04:37:05
Abstract :
Stres merupakan kondisi fisiologis dan psikologis yang tidak seimbang antara tuntutan
dan kemampuan diri yang akan mengancam kesejahteraan dan integritas seseorang.
Dampak dari stres apabila tidak segera diatasi akan menimbulkan kemunduran fisik
yang mampu mempengaruhi kualitas hidup lansia. Usia mampu membuat lansia tertarik
dengan agaman. Religiusitas mampu menjadi usaha lansia menguranggi tingkat
stres.Semakin tinggi tingkat religiusitas lansia maka semakin rendah tingkat stres yang
dialami lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat religiusitas
dengan tingkat stres pada lansia dengan penelusuran literature. Penelitian ini
merupakan penelitan literature review dengan (JBI) Critical Appraisal menggunakan
study cross sectional. Menggunakan lima jurnal Bahasa Inggris dan bahasa Indonesia
dengan Google Scholar dan Portal Garuda kata kunci religiusitas,stres dan lansia.
Sedangkan pada Pubmed menggunakan kata kunci religiousness,stress dan the elderly
yang diakses secara full-text. Hasil tingkat stres lansia berada pada tingkat stres sedang
disebabkan karena faktor fisik,sosial dan psikologis. Tingkat religisuitas lansia berada
pada tingkat tinggi dari penilaian akidah, ibadah dan akhlak. Penelitian ini terdapat
hubungan tingkat religiusitas dengan tingkat stres pada lansia. Semakin tinggi tingkat
religiusitas lansia maka semakin rendah tingkat stres yang dialami lansia. Penelitian
menunjukkan bahwa empat dari lima artikel terdapat adanya hubungan yang signifikan
antara tingkat religiusitas dengan tingkat stres pada lansia. Diharapkan penelitian ini
mampu menambah ilmu pengetahuan dan sebagai motivasi lansia meningkatkan
religiusitas seperti beribadah, zakat, puasa, mengikuti pengajian dan membaca kitab suci.