Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Julaikhah Praptiwi Dewi, 1710201256
Sigit Harun, S.Kep., Ns., M.Kep.
Wantonoro, M.Kep., Sp.Kep.M.B., Ph.D
Subject
RB Pathology
Datestamp
2022-10-29 04:40:24
Abstract :
Latar belakang: Gagal ginjal kronik adalah masalah kesehatan global dengan seiring
bertambahnya jumlah penduduk lanjut usia, penyakit hipertensi dan diabetes milletus,
maka prevalensi dan insidensinya akan selalu meningkat. Gagal Ginjal Kronik (GGK)
atau disebut juga Penyakit Ginjal Tahap Akhir (PGTA) yaitu keadaan dimana tubuh
tidak mampu mempertahankan keseimbangan metabolik, elektrolit dan cairan
sehingga terjadi uremia. Pasien gagal ginjal kronik dapat diselamatkan dengan
hemodialisa, selain itu dapat juga dilakukan transplantasi ginjal. Tujuan: untuk
mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien gagal ginjal
kronik dalam menjalani hemodialisa berdasarkan penelusuran literatur. Metode:
menggunakan database google scholar dan PubMed. Kriteria inklusi penelitian cross
sectional, subjek pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa, naskah full
text, terbit tahun 2016?2021. Hasil: Analisis dari 5 jurnal, terdapat dukungan keluarga
dari 4 jurnal yang mengatakan baik dengan responden sebanyak 238 (63,3%) dari 376
responden dan dari 4 jurnal yang mengatakan patuh dalam menjalani hemodialisa
dengan responden sebanyak 234 (62,23%) dari 376 responden. Simpulan dan saran:
Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan
pasien gagal ginjal kronik dalam menjalani hemodialisa. Saran dari literature review
ini agar dapat menambah pengetahuan tentang pentingnya dukungan keluarga bagi
kepatuhan pasien gagal ginjal kronik dalam menjalani hemodialisa.