Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Kamilia Naulufar, 1810201180
Dwi Prihatiningsih, S. Kep., Ns., M.Ng
Widaryati, S.Kep.Ns., M.Kep
Subject
RB Pathology
Datestamp
2022-10-29 04:49:31
Abstract :
Latar belakang: Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering disebut sebagai the silent killer
(pembunuh diam-diam) karena penderita tidak tahu bahwa dirinya menderita hipertensi.
Meningkatkan penerapan self care bisa menjadi kunci utama untuk menekan timbulnya
gejala penyakit yang buruk serta menghindari komplikasi bagi penderita hipertensi.
Terlaksananya tujuan dari penerapan self care pada penderita hipertensi dapat dilakukan
dengan diet rendah garam,aktivitas fisik, manajemen berat badan, dan tidak merokok. Dalam
hal ini meningkatkan penerapan self care yang baik sangat penting agar penderita hipertensi
mendapatkan keberhasilan dalam melakukan perawatan diri tersebut. Tujuan penelitian:
Mengetahui pengaruh self care dengan karakteristik sosiodemografi pasien hipertensi di
wilayah kerja Puskesmas Gamping II Yogyakarta. Metode penelitian: Menggunakan jenis
penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik (non-eksperimental). Desain
peneltian yang digunakan adalah cross sectional. Melibatkan 34 responden yang berumur 37-
70 tahun di wilayah kerja Puskesmas gamping II Yogyakarta. Pengumpulan data
menggunakan kuesioner. Hasil penelitian: Dapat diketahui bahwa hasil dari analisis data
dengan uji Chi-Square diperoleh nilai signifikasi terendah yaitu status merokok 0,178 dan
tertinggi status pernikahan 0,881 yang berarti tidak terdapat pengaruh antara self care dengan
karakteristik sosiodemografi karena nilai p< 0,05. Kesimpulan penelitian: Tidak terdapat
pengaruh antara self care dengan karakteristik sosiodemografi pada penderita hipertensi di
wilayah kerja Puskesmas Gamping II Yogyakarta. Saran dari peneliti supaya lebih
meningkatkan self care atau perawatan diri di rumah dengan cara yang baik dan benar serta teratur.