Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Liana Faradita Aziz, 1810201172
Sriyati, S.Kep.,Ns., M.Kep
Diyah Candra Anita K, S.Kep., Ns., M. Sc
Subject
RB Pathology
Datestamp
2022-10-29 04:58:01
Abstract :
Gagal ginjal kronik adalah kerusakan ginjal yang terjadi pada nefron sehingga
dibutuhkan terapi pengganti ginjal yaitu hemodialisa. Pasien yang menjalani
hemodialisa dalam kehidupan sehari-hari akan mengalami perubahan psikososial
yang dapat mempengaruhi konsep diri dan pasien yang menjalani hemodialisa
memerlukan dukungan dari keluarga karena keluarga dapat dijadikan sumber
dukungan atau support sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan dukungan keluarga dengan konsep diri pada pasien gagal ginjal kronik
diruang hemodialisa RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Jenis penelitian ini
adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan
sampel menggunakan Accidental Sampling dan didapatkan sebanyak 86
responden di Unit Hemodialisa RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
Pengukuran dukungan keluarga dan konsep diri menggunakan Kuesioner yaitu
kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner konsep diri. Analisis statistik
menggunakan uji korelasi Kendall Tau. Responden dalam penelitian ini (72,1%)
memiliki dukungan keluarga baik, (68,6%) memiliki konsep diri yang tinggi.
Hasil uji korelasi Kendall Tau menunjukan terdapat hubungan antara dukungan
keluarga dan konsep diri pada pasien gagal ginjal kronik di ruang hemodialisa
dengan nilai p= 0,007 (p < 0,05). Terdapat hubungan signifikan antara dukungan
keluarga dengan konsep diri pada pasien gagal ginjal kronik di ruang hemodialisa
di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Berdasarkan hasil penelitian
ini responden dapat meningkatkan rasa percaya diri, tidak mudah putus asa dan
selalu bersemangat untuk tetap menjalani terapi pengobatan sesuai dengan anjuran
petugas kesehatan.