Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Luky Kurnia Sari, 1810201039
Widaryati, S.Kep.Ns., M.Kep
Dwi Prihatiningsih, S. Kep., Ns., M.Ng
Subject
RB Pathology
Datestamp
2022-10-29 06:09:09
Abstract :
Latar Belakang: Self care merupakan perawatan diri sendiri yang dilakukan untuk
mempertahankan kesehatan. Perawatan diri merupakan salah satu usaha pencegahan
komplikasi dan merupakan salah satu cara untuk menurunkan angka kematian yang tinggi
akibar DM. Pasien diabetes melitus memerulukan pengontrolan diri untuk mencegah
komplikasi. Pasien diabetes melitus yang tidak dikelola dengan baik akan meningkatkan
resiko terjadinya komplikasi, karena pasien diabetes melitus rentan mengalami
komplikasi yang diakibatkan karena terjadi defisiensi insulin atau kerja insulin yang tidak
adekuat.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian ini
merupakan penelitian observasional analitik (non-eksperimental). Desain penelitian yang
digunakan adalah cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 25 responden
di wilayah kerja Puskesmas Gamping II.
Hasil: Berdasarkan hasil analisis dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak ada hubungan self
care dengan penurunan kadar gula darah sewaktu ditandai dengan p value 0,197> 0,05
pada penderita diabetes di wilayah Wilayah Kerja Puskesmas Gamping II.
Simpulan dan Saran: Tidak adanya hubunganan self care dengan penurunan kadar gula
darah bisa disebabkan beberapa faktor, salah satu faktor paling berpotensi adalah karena
ketidak patuhan pasien dalam penerapan self care. Ketidak patuhan tersebut
menyebabkan berkurangnya manfaat yang harusnya didapat dari self care yang telah diterapkan.