Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Rezi Akhsani Aqwim, 1811604107
Vita Purnamasari, S.Kp., Ns., M.Kep
Heri Puspito, S.Kep., Ns., M.K.M
Subject
RD Surgery
Datestamp
2022-10-29 06:19:28
Abstract :
Latar Belakang: Kecemasan adalah suatu keadaan emosional yang ditandai
dengan kekhawatiran yang tak terkendali terhadap kejadian dalam kehidupan
sehari-hari. Kecemasan pada pasien disebabkan oleh kurangnya pengetahuan
tentang prosedur operasi yang akan dijalani.
Tujuan Penelitian: Mengetahui adakah pengaruh informasi tentang prosedur
pembiusan terhadap kecemasan pasien pre operasi.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan sebuah penelitian pre-eksperimental
design dengan menggunakan design one group pretest-posttest. Pengambilan
sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan cara consecutive sampling.
Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 15 responden.
Hasil Penelitian: Kecemasan pasien pre operasi sebelum diberikan informasi
tentang prosedur pembiusan didapatkan hasil kecemasan ringan 5 orang (33,3%)
dan kecemasan sedang 10 orang (66,7%) sedangkan kecemasan pasien pre operasi
setelah diberikan informasi tentang prosedur pembiusan didapatkan hasil tidak
cemas 1 orang (6,7%) kecemasan ringan 11 orang (73,3%) dan kecemasan sedang
3 orang (20%). Berdasarkan uji beda Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan hasil
p value < a (0,05) yang berarti ada pengaruh yang sangat bermakna antara
pemberian informasi tentang prosedur pembiusan terhadap kecemasan pasien pre
operasi.
Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan kecemasan pasien pre operasi
sebelum dan sesudah pemberian informasi tentang prosedur pembiusan.
Saran: Hasil penelitian ini diharapkan sebagai evaluasi dan masukan bagi rumah
sakit untuk intervensi pemberian informasi tentang prosedur pembiusan dalam
menurunkan kecemasan pada pasien pre operasi.