Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Bustami Cahya Dewi, 1810301037
Ummy Aisyah N, S.ST.FT, M.Fis
Dika Rizki Imania, SST.FT., M.Fis
Subject
RM Therapeutics. Pharmacology
Datestamp
2022-10-29 06:33:05
Abstract :
Latar Belakang : Keseimbangan termasuk komponen penting bagi atlet taekwondo. Keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan kondisi keseimbangan tubuh pada berbagai posisi. Dalam melakukan tendangan, atlet taekwondo memerlukan keseimbangan agar dapat menendang dengan cepat dan tepat juga untuk mempertahankan posisi. Salah satu faktor terjadinya cidera adalah adanya masalah pada keseimbangan, karena keseimbangan termasuk komponen
penting bagi atlet taekwondo. Adapun latihan yang dapat meningkatkan keseimbangan dengan pemberian hydrotherapy. Tujuan : Untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian hydrotherapy terhadap peningkatan keseimbangan pada Atlet UKM Taekwondo Universitas ?Aisyiyah Yogyakarta. Metode : Penelitian ini menggunakan eksperimental semu (quasi experimental) dengan menggunakan rancangan penelitian pre test post test control group design. Dalam rancangan penelitian ini menggunakan dua kelompok yaitu kelompok
intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan latihan hydrotherapy selama 4 minggu dengan frekuensi latihan 3 kali seminggu sedangkan kelompok kontrol tidak menerima intervensi apapun. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang dengan usia 18-24 tahun. Hasil : hasil uji hipotesis menggunakan paired sample t-test pada kelompok I (kelompok intervensi) mendapatkan nilai p = 0,001 yang artinya p < 0,05 dan Ha diterima, sehingga terdapat pengaruh pemberian hydrotherapy terhadap peningkatan
keseimbangan. Pada kelompok II (kelompok kontrol) didapatkan nilai p = 0,756 yang artinya p < 0,05 dan Ha ditolak, sehingga tidak ada pengaruh lain yang mengakibatkan peningkatan keseimbangan. Kesimpulan : terdapat pengaruh
hydrotherapy terhadap peningkatan keseimbangan pada atlet UKM Taekwondo Universitas ?Aisyiyah Yogyakarta. Saran : Pada penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian selanjutnya dengan alat ukur yang berbeda ataupun
variabel yang berbeda.