DETAIL DOCUMENT
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian demam berdarah dengue (DBD) di Puskesmas Dharmarini
Total View This Week0
Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Nada Nurmaludia, 1810201164
Ibrahim Rahmat, S.Kp., S.Pd., M.Kes
Suratini, S.Kep., Ns.,M.Kep.,Sp.Kom
Subject
RB Pathology 
Datestamp
2022-10-29 06:30:52 
Abstract :
Latar Belakang: Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di seluruh daerah tropis dan subtropis. Saat ini, lebih dari 100 juta orang di seluruh dunia terinfeksi DBD tiap tahunnya. Kasus DBD di Indonesia terus meningkat sejak tahun 2016. Pada tahun 2019 tercatat sebanyak 138.127 kasus. Kematian karena DBD pada tahun 2019 juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2018 yaitu dari 467 menjadi 919 kematian (Profil Kesehatan Indonesia, 2019). Berdasarkan data dari Kemenkes RI hingga pekan ke-25 Juni 2021 total kasus di Indonesia mencapai angka 19.156 kasus. Faktor tingginya angka kasus DBD dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal yang diantaranya kekebalan tubuh, lingkungan, sikap, pengetahuan dan umur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Demam Beradarah Dengue (DBD) di Puskesmas Dharmarini. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan studi analitik observasional menggunakan metode survei dan pembagian kuesioner dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu penduduk yang bertempat tinggal di Kelurahan Madureso, Kelurahan Kowangan, dan Kelurahan Mudal sebanyak 98 kepala keluarga. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian kuesioner. Hasil: Hasil penelitian di uji secara statistik dengan analisis multivariat dengan uji Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kontribusi pada faktor lingkungan dengan kejadian DBD di Puskesmas Dharmarini (p= 0,027). Sedangkan tidak ada kontribusi terhadap kejadian DBD di Puskesmas Dharmarini pada faktor pengetahuan (p=0,273), sikap (p=0,138), dan umur (p=0,281). Kesimpulan: terdapat faktor eksternal yang berhubungan atau berkontribusi dengan kejadian DBD yaitu faktor lingkungan. Saran: responden lebih meningkatkan kesadaran dalam melakukan kegiatan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) di sekitar rumahnya yang bertujuan untuk menekan peningkatan angka kasus DBD. 
Institution Info

Universitas Aisyiyah Yogyakarta