Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Sri Aulia Nasrun, 1811604040
Aisyah Nur Azizah, S.Tr.Kep., M.Tr.Kep
Heri Puspito, S.Kep., Ns., M.K.M
Subject
RD Surgery
Datestamp
2022-10-29 06:33:31
Abstract :
Latar belakang : Risiko terjadinya shivering akan semakin tinggi jika durasi
waktu operasi atau pembedahan semakin lama, karena akan menambah waktu
terpaparnya tubuh dengansuhu dingin serta menimbulkan akumulasi efek samping
anestesi spinal tersebut.Shiveringpost anestesi atau post anesthesia shivering
adalah pergerakan otot berulang dan involunter yang bertujuan untuk
mengkompensasi hipotermia yang diakibatkan oleh penurunan suhu tubuh yang
berlebih. Insiden initerjadi pada 33-56,7% pasien dengan anestesi regional dan
sekitar 5-65% pada pasien dengan anestesi umum.
Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama
operasi dengan kejadian shivering pada pasien post spinal anestesi di recovery
room RSUD dr. Soedirman Kebumen.
Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional dengan
pendekatan cross-sectional, pengambilan sampel dengan purposive sampling.
Sampel penelitian berjumlah 59 responden pasien post spinal anestesi.
Hasil : Hasil uji hubungan antara lama operasi dengan kejadian shivering pada
pasien post spinal anestesi menggunakan uji spearman rank didapatkan nilai
signifikan p value sebesar 0.000 ( ? < 0,05 ).
Kesimpulan : Terdapat hubungan antara lama operasi dengan kejadian shivering
pada pasien post spinal anestesi di recovery room RSUD dr. Soedirman Kebumen