Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Umiyyatul Islamiyah, 1811604013
Ratih Kusuma Dewi, S.Kep., Ns., M. Biomed
Maulidah, S.Kep, Ns., M.,Kep
Subject
RD Surgery
Datestamp
2022-10-29 06:49:19
Abstract :
Latar Belakang : Kecemasan merupakan suatu kondisi emosi yang ditandai
dengan perasaan tidak nyaman pada diri seseorang, dan disertai dengan perasaan
yang tidak berdaya serta tidak menentu yang disebabkan oleh suatu hal yang belum
jelas. Kecemasan dapat menimbulkan perubahan fisik dan psikologis pasien yang
dapat mengaktifkan saraf otonom simpatis sehingga meningkatkan denyut jantung,
tekanan darah, frekuensi nafas, sehingga dapat mengurangi tingkat energi pada
pasien dan dapat berdampak pada pelaksanaan operasi. Upaya yang dapat
dilakukan untuk menangani terjadinya kecemasan pada pasien pre operasi yaitu
dengan diberikan terapi spiritual.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi spiritual
terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi berdasarkan penelusuran literature.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode literature review dan
metode PICOST untuk pencarian literature yang menggunakan 2 database yakni
Google Scholar dan Pubmed. Jurnal yang digunakan 5 tahun terakhir terbit (2017-
2021).
Hasil : Berdasarkan 6 jurnal yang telah dianalisis didapat hasil bahwa terdapat
pengaruh terapi spiritual terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi yang sesuai
oleh data mengenai tingkat kecemasan sebelum dan sesudah dilakukan terapi
spiritual.
Kesimpulan: Kecemasan pada pasien pre operasi sebelum diberikan terapi
dukungan spiritual dari enam jurnal yang di review, sebanyak satu jurnal
menunjukkan kecemasan berat dan lima jurnal menunjukkan kecemasan sedang.
Kecemasan pada pasien pre operasi sesudah diberikan terapi dukungan spiritual
dari enam jurnal yang di review, sebanyak satu jurnal menunjukkan tidak ada
kecemasan dan lima jurnal menunjukkan kecemasan ringan. Adanya pengaruh
terapi dukungan spiritual terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi.
Saran : Terapi Spiritual dapat digunakan sebagai salah satu tindakan untuk
menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi.