Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Cezarino Coel, 1810301186
Veni Fatmawati, SST.Ft., M.Fis
Fitri Yani, M.Fis
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2022-10-29 06:51:37
Abstract :
Latar Belakang: Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan salah satu penyakit akibat kerja. CTS disebabkan adanya disfungsi dari saraf medianus yang terjadi karena peningkatan tekanan
di dalam terowongan karpal. Carpal Tunnel Syndrome (CTS) dapat mengenai usia pertengahan, wanita lebih sering dari pada pria, biasanya pada tangan yang dominan dan
prevalensi meningkat pada ibu hamil. Gejala yang dirasakan seperti: nyeri, parestesia, mati rasa atau sensasi seperti tertusuk-tusuk dan dapat membuat otot tangan dan jari-jari tangan menjadi lemah. Akibat otot tangan menjadi lemah akan dapat mengakibatkan beberapa hal berikut:
pasien mengeluhkan jari-jarinya menjadi kurang terampil misalnya saat memungut benda?benda kecil, sering menjatuhkan barang, sulit untuk menggerakan motorik halus, seperti
mengancing baju. dan biasanya di ibu jari telunjuk, jari tengah serta bagian radial-radial jari
manis. Tujuan: Untuk mengetahui adanya pengaruh dari ultrasound dan nerve gliding exercise
terhadap peningkatan kemampuan fungsional pada penderita carpal tannuel syndrome.
Metode penelitian: Metode penelitian adalah penelitian narrative review. Pencarian jurnal
dilakukan di jurnal online seperti Google Scholar, Since Direct, dan Pubmed. Hasil penelusuran didapatkan sebanyak 15 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil penelitian: Hasil review jurnal yang didapatkan bahwa ada peningkatan kemampuan fungsional akibat carpal tunnel syndrome. Kesimpulan: Terdapat adanya pengaruh ultrasound dan nerve gliding exercise terhadap kemampuan fungsional pada penderita carpal tunnel syndrome. Saran: Kombinasi ultrasound dan nerve gliding exercise dapat dijadikan referensi untuk meningkatkan kemampuan fungsional dan penurunan skala nyeri pada carpal tunnel syndrome