Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Ata Rofita Wasiati, 1811201012
ARIF Bimantara, S.Pi., M.Biotech
Nosa Septiana Anindita, S.Pt.,M.Biotech
Subject
RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Datestamp
2022-10-29 07:37:50
Abstract :
Pandemi Covid-19 disebabkan oleh SARS-CoV-2 yang telah menular dan
menyebar dengan cepat. Deteksi Covid-19 umumnya menggunakan tes
laboratorium dengan metode RT-PCR untuk mendapatkan hasil yang akurat.
Berdasarkan analisis filogenetik sebelumnya, diketahui bahwa SARS-CoV-2
Indonesia memiliki strain yang berbeda dan telah didesain primer yang spesifik
untuk Indonesia. Deteksi molekuler perlu ditambah untuk deteksi COVID-19 di
Indonesia, menggunakan metode PCR dengan analisis gen berbasis primer. Mutasi
menyebabkan strain SARS-CoV-2 Indonesia lebih bervariasi di tiap daerah yang
kemudian mampu menciptakan hubungan evolusi baru. Oleh karena itu, penelitian
ini bertujuan untuk menemukan kondisi PCR yang optimal dan menguji sensitivitas
primer gen RNA-dependent RNA polymerase (RdRp) pada SARS-CoV-2 Indonesia.
Dalam penelitian ini menggunakan data set primer gen INARdRp yang didapatkan
dari penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan ukuran amplikon hasil
amplifikasi INARdRp yaitu 232 bp. Penelitian ini sudah dilakukan optimasi kondisi
PCR dan sensitivitas primer. Suhu annealing PCR yang digunakan adalah 52°C,
53°C, 54°C, 55°C, 56°C, 57°C dan variasi konsentrasi kontrol positif yaitu 1 ng,
0,1 ng, 0,01 ng, dan 0,001 ng. Hasil produk PCR kemudian di elektroforesis dan
dianalisis hasilnya pada UV transilluminator. Hasil yang didapat dari penelitian ini
yaitu suhu annealing yang optimal pada suhu 54°C dan mampu mendeteksi DNA
plasmid SARS-CoV-2 hingga konsentrasi 0,001 ng. Primer gen INARdRp yang
didesain dalam penelitian memiliki sensitivitas yang baik pada deteksi SARS-CoV-
2 Indonesia. Diharapkan penelitian ini mampu memberikan referensi primer untuk
deteksi SARS-CoV-2 berbasis PCR, sehingga mampu memberikan hasil optimal
untuk deteksi COVID-19 Indonesia.