DETAIL DOCUMENT
Hubungan bentuk lutut terhadap risiko cedera patellofemoral pain syndrome pada pemain futsal putri
Total View This Week0
Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Faisal Adam, 1810301068
Nurwahida Puspitasari, SST Ft MOr
Fitri Yani, M.Fis
Subject
QM Human anatomy 
Datestamp
2022-10-29 07:46:01 
Abstract :
Latar Belakang : Futsal putri di Indonesia telah berkembang dan memiliki banyak peminat. Olahraga futsal ini memiliki gerakan yang komplit dan menuntut mobilitas yang tinggi, maka dalam olahraga ini sering sekali terjadi cedera maka tingkat resiko cedera pada olahraga futsal sering terjadi pada atlet futsal dimana terdapat banyak gerakan yang sering menyebabkan cedera olahraga seperti patellofemoral pain syndrome. Patellofemoral pain syndrome dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah bentuk lutut Tujuan : Untuk mengetahui hubungan bentuk lutut terhadap risiko cedera patellofemoral pain syndrome pada pemain futsal putri. Metode : Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 34 pemain futsal putri dan menggunakan teknik total sampling. Variabel penelitian terdiri dari variabel independen yaitu bentuk lutut dengan menggunakan pengukuran apecs posture analysis, dan variabel dependen yaitu resiko cedera patellofemoral pain syndrome dengan menggunakan pengukuran pattelar apprehension test. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi rank spearman menggunakan bantuan softwere SPSS for windows versi 26. Hasil : Ada hubungan yang signifikan antara bentuk lutut terhadap resiko cedera patellofemoral pain syndrome dengan nilai p= 0,000 (p<0,05). Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara bentuk lutut terhadap resiko cedera patellofemoral pain syndrome pada pemain futsal putri. Saran : Peneliti berikutnya diasarnkan untuk melakukan penelitian dengan jumlah sampel yang lebih banyak dan jangka waktu yang panjang, selain itu tentang faktor lain yang dapat mempengaruhi terjadinya patellofemoral pain syndrome. 
Institution Info

Universitas Aisyiyah Yogyakarta