Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Faiqoh Sukmawati Agustin, 1810301048
Nurwahida Puspitasari, SST Ft MOr
Rizky Wulandari, SST, M.Fis
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2022-10-31 01:26:20
Abstract :
Latar belakang: Runners memiliki arti pelari, dimana pelari adalah seseorang yang sedang berlari atau mengikuti lomba lari. Lari pada dasarnya adalah langkah yang dipercepat, hal yang terpenting dalam lari adalah bagaimana mempertahankan koordinasi gerakan kaki untuk dapat menghasilkan gerakan lari yang terbaik. Lari memiliki jarak lari yang bervariasi salah satunya jarak jauh dan atau marathon yang merupakan lari dengan menempatkan beban kerja yang besar pada fungsi fisiologis pelari dalam beberapa jam. Hal ini dapat menyebabkan kelelahan pada otot yang pada akhirnya menimbulkan cedera. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan jarak tempuh lari terhadap kejadian cedera pada runners. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan observasional analitik dengan pendekatan waktu cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah pelari (Runners) di Playon Jogja berjumlah 55 orang. Pengambilan sampel menggunakan Teknik total sampling. Instrument penilaian jarak tempuh lari menggunakan wawancara,
dan pengukuran kejadian cedera menggunakan kuesioner dan pemeriksaan spesifik. Analisis data menggunakan Chi Square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara jarak tempuh lari terhadap kejadian cedera dengan nilai p-value yang didapatkan sebesar 0,035 < 0,05 dan nilai koefisien kontingensi korelasi didapatkan sebesar 0,330. Kesimpulan: Ada hubungan jarak tempuh lari terhadap kejadian cedera pada runners. Saran: Untuk peneliti selanjutnya agar mencari terkait faktor-faktor lain yang berhubungan dengan kejadian cedera pada runners, dengan alat ukur yang lebih terbaru.