Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Fadilla Yustisia Putri Santoso, 1810301135
Dika Rizki Imania, SST.FT., M.Fis
Kharisah Diniyah, S.ST., MMR
Subject
RM Therapeutics. Pharmacology
Datestamp
2022-10-31 01:25:37
Abstract :
Latar belakang : Manusia dalam kehidupan sehari ? hari akan selalu melibatkan seluruh anggota tubuh, terutama tangan dan kaki. Tangan dan kaki yang merupakan anggota gerak tubuh yang selalu digunakan saat beraktivitas dan bekerja. Kaki sebagai penerima tekanan dari seluruh tubuh dan penompang berat badan sehinga rentan terhadap keluhan nyeri tumit atau plantar fascitis. Plantar fascitis adalah rasa nyeri di tumit yang terjadi karena adanya peradangan pada plantar (telapak kaki) fascia. Kondisi ini disebabkan oleh penguluran yang berlebih pada plantar fascia sehingga akan terjadi
perobekan. Tujuan : Guna mengetahui efektivitas antara pemberian Extracorporeal Shock Wave Therapy dan Ultrasound terhadap penurunan nyeri pada kondisi plantar fascitis. Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan narrative review dengan metode PICO (Population/Patient/Problem, Intervention, Comparasion, Outcome). Pencarian artikel
menggunakan 3 database yaitu PubMed, PEDro dan Google Scholar dan menetapkan kriteria inklusi dan ekslusi untuk menetukan artikel yang akan dipilih dan direview.Hasil Penelitian : Berdasarkan 10 artikel yang telah di review adanya pengaruh pemberian Extracorporeal Shock Wave Therapy dan Ultrasound dalam mengurangi nyeri secara signifikan pada kondisi plantar fascitis. Terdapat 5 artikel tentang
pemberian Extracorporeal Shock Wave Therapy dan 5 artikel tentang pemberian Ultrasound . Kesimpulan : Berdasarkan 10 artikel menunjukan Bahwa Extracorporeal Shock Wave Therapy (ESWT) dan Ultrasound (US) efektif dalam menurunan nyeri.
Keefektivitasan Extracorporeal Shock Wave Therapy (ESWT) menunjukan hasil lebih baik terhadap penurunan nyeri pada kondisi plantar fascitis. Hasil signifikan pemberian ESWT
ditunjukan pada artikel ke-1 dan hasil signifikan pemberian US ditunjukan pada artikel ke-6. Saran : Bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk melakukan penelitian dengan
metode eksperimental.