Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Astin T., 1811401027
Faurina Risca Fauzia, S.Gz, MPH
Silvi Lailatul Mahfida, S.Gz, MPH
Subject
RC620-627 Nutritional
Datestamp
2022-10-31 01:57:34
Abstract :
Latar belakang : Komponen keterjangkauan makan terdiri uang saku, harga makanan dan bantuan
program makan. komponen ini di akan mempengatuhi asupan makan yang tidak sehat. asupan
makanan menjadi salah satu faktor menurunya produktivitas terutama pada perfoma belajar.
Prestasi belajar mahasiswa merupakan salah satu faktor penting dalam kesuksesan mahasiswa
dimasa depan. Tujuan penelitian : Penelitian ini adalah mengetahui hubungan keterjangkauan
makanan terhadap terhadap prestasi mahasiswa di lampung. Metode penelitian : Penelitian ini
dengan metode kuantitatif yang termasuk jenis penelitian empirik observasional analitik dengan
desain cross sectional. Teknik sampling yang di gunakan pada penelitian ini menggunakan
snowball sampling, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 196 mahasiswa aktif di kota
lampung. Pengumpulan keterjangkauan makan di peroleh dari kuesioner, sedangkan untuk prestasi
belajar diperoleh dengan nilai IPK (Indeks Kumalatif Mahasiswa) satu tahun terakhir dan analisis
ini yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Analisis uji Independent Sample T-Test. Hasil
penelitian : menunjukkan bahwa Tidak ada hubungan keterjangkauan makan dengan prestasi
belajar. hasil ini bisa di lihat dari perhitungan Hasil uji Independet t-test di ketahui indikator
pengeluaran untuk makan P 0,064 > 0,05, Daya beli P 0,96> 0,05, dan bantuan program makan P
0,24> 0,05, maka Ho diterima menunjukkan tidak ada hubungan. Kesimpulan dan saran :
Komponen keterjangkauan makan tidak berhubungan dengan prestasi belajar baik dari indikator
Pengeluaran Makan, Daya Beli dan bantuan program makan. Harapannya Mahasiswa Memilih
makan sesuai dengan pedoman gizi seimbang membantu lebih berkosentrasi dalam menerima
materi yang di berikan sehingga dapat meningkatkan prestasi.